Ekonomi

Luas Panen Padi di Kaltim Alami Penurunan

Seputar Nusantara – Luas panen padi di Kaltim di sepanjang tahun 2022 mengalami penurunan 1,96 persen dibanding angka yang tercatat pada 2021. Pada tahun 2022, ada 64,97 ribu hectare padi yang dipanen, dari yang semula 66,27 ribu hektar pada tahun 2021.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim, Yusniar Juliana menerangkan bahwa puncak panen padi di Kaltim terjadi pada Maret. Selama tahun 2022, luas panen terendah terjadi di Desember.

“Penurunan luas panen padi itu mencapai 1,30 ribu hektar,” kata dia melalui keterangan tertulisnya.

Yusniar membeberkan, ada tiga kabupaten/kota di Kaltim yang memberikan kontribusi besar pada luas panen padi di sepanjang 2022. Ketiga Kabupaten tersebut adalah Kutai Kartenegara dengan luasan panen sebesar 27,98 ribu hektar, dan Kabupaten Penajam Paser Utara dengan luas lahan panen mencapai 13,53 ribu hektar.

“Selanjutnya ada Paser, dengan luas lahan yang dipanen sebesar 11,66 ribu hektar,” sambungnya.

Meskipun mengalami penurunan luasan lahan panen, BPS Kaltim mencatat ada tiga kabupaten/kota yang mengalami peningkatan luas lahan panen. Yakni Berau, Kutai Kartanegara dan Penajam Paser Utara. Sementara itu tujuh daerah lain di Kaltim mengalami penurunan luas panen padi.

“Kenaikan luas lahan panen padi terbesar ada di Berau. Luasannya meningkat 473,30 hektar,” pungkasnya. (*)

108 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button