Ekspor Kaltim ke Korea Selatan Turun 50 Persen Lebih

Seputar Nusantara – Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim mencatatkan ada 13 negara utama yang menjadi tujuan ekspor non-migas Kaltim. Total nilai ekspor non-migas Kaltim ke 13 negara tujuan utama ini mencapai 1.589,14 juta US Dollar pada Agustus 2023. Angka tersebut mengalami penurunan sebesar 1,28 persen jika dibandingkan dengan Juli 2023.
Penurunan terbesar terjadi pada ekspor non-migas Kaltim ke Korea Selatan, Taiwan dan ke negara-negata anggota Uni Eropa. Pada Agustus 2023, Kepala BPS Kaltim, Yusniar Juliana menyebut penurunan ekspor non-migas Kaltim ke Korea Selatan mencapai 52,85 persen dan keTaiwan mencapai 38,45 persen. Sedangkan untuk negara-negara Uni Eropa penurunan mencapai 37,08 persen.
“Tapi untuk kawasan Asia Tenggara mengalami peningkatan 8,24 persen,” terang Yusniar.
Secara kumulatif, ekspor non-migas Kaltim dari Januari-Agustus 2023 ke 13 negara tujuan mencapai 15.334 juta US Dollar. Angka ini turun 19,10 persen dibandingkan periode yang sama di tahun 2022. Selama 2023, Tiongkok menjadi negara tujuan utama ekspor non-migas Kaltim dengan kontribusi mencapai 31,78 persen dari total aktivitas ekspor non-migas Kaltim.
Nilai ekspor non-migas Kaltim ke Tiongkok sepanjang 2023 mencapau 5.328,59 juta US Dollar. Sementara India juga memberikan peranan yang cukup besar dengan kontriusi mencapai 13,53 persen atau senilai 2.267,59 juta US Dollar pada Januari-Agustus 2023. Selain itu, negara-negara yang berada di kawasan Asia Tenggara berada di posisi kedua sebagai kontributor utama aktivitas ekspor non-migas di Kaltim selama Januari-Agustus 2023.
“Negara-negara di Asia Tenggara berperan sebesar 21,22 persen dari aktivitas ekspor non-migas di Kaltim selama 2023,” pungkasnya. (*)
полотенцесушитель terminus лучшие полотенцесушители