KaltimSamarinda

Masih Ada 14 Paket Pekerjaan Belum Proses di OPD, Rudy Masud Sebut Hambat Realisasi Anggaran

Seputar Nusantara – Rudy Masud, Gubernur Kaltim, menekankan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) memastikan program kerja yang disusun dapat dieksekusi dengan optimal.

Terlebih sebentar lagi triwulan III tahun anggaran 2025 untuk Pemprov Kaltim akan berakhir di bulan September mendatang.

“Sebentar lagi kita masuk Bulan September, kalau belum tanda tangan, maka catatan rapornya pasti merah,” kata Rudy Masud.

Dirinya mengungkap telah terjadi keterlambatan dalam penetapan OPD maupun penetapan APBD perubahan/murni.

Sementara OPD maupun APBD lebih fokus pada pembangunan yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat, termasuk kegiatan/pekerjaan fisik.

“Saat paparan masing-masing OPD, masih ada 14 paket yang sampai saat ini belum berproses. Kalau OPD merah, maka akan ada catatan tersendiri,” jelasnya.

Rudy Masud menegaskan performance kinerja jajaran Pemprov Kaltim perlu ditingkatkan dan dimaksimalkan dalam serapan anggaran.

“Yang menentukan kinerja kita bukan soal kedekatan atau pun persahabatan, tapi performance kerja, kinerja OPD itu sendiri,” sebutnya.

Menurutnya, keberhasilan kiberja sangat berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat dan hajat orang banyak, termasuk bagian pelayanan publik.

Restrukturisasi yang akan dilakukan kedepan, tidak lain untuk meningkatkan kinerja Pemprov Kaltim.

“Sekaligus memberikan jaminan dan bukti komitmen kuat jajaran pemerintah daerah kepada masyarakat. Saya menganggap kalau merah, berarti tidak siap,” tegasnya.

“Penilaian terhadap kinerja OPD, sesuai ketentuan dan dilakukan secara transparan, akuntabel dan terbuka,” pungkasnya. (*)

 

Back to top button