2.388 Guru di Balikpapan Dapat Insentif Dari Pemprov Kaltim, Total Alokasi Rp3,367 Miliar

Seputar Nusantara – Pemprov Kaltim menyalurkan insentif untuk 2.388 guru di Kota Balikpapan. Masing-masing guru menerima insentif sebesar Rp1,5 juta, dengan total penyaluran mencapai Rp3,367 miliar.
Rudy Masud, Gubernur Kaltim, mengatakan bantuan Jospol ini bukan sekadar angka, tetapi bukti nyata kepedulian pemerintah terhadap dedikasi guru yang menjadi garda terdepan dalam mencetak generasi emas Kaltim.
“Insentif guru ini bentuk apresiasi sekaligus dorongan agar mereka terus produktif mendidik generasi emas Kaltim,” kata Rudy Masud.
Dirinya menyebut keberhasilan Program Gratispol dan Jospol tidak lepas dari kontribusi masyarakat yang taat membayar pajak.
Dari pendapatan asli daerah (PAD) Kaltim lebih Rp10 triliun, sekitar Rp8,4 triliun berasal dari pajak daerah.
Menurutnya, dari pajak masyarakat ini program prioritas seperti pendidikan gratis, layanan kesehatan gratis, sampai insentif guru, umrah gratis bisa dilaksanakan. Pajak akan kembali untuk masyarakat.
“Setiap rupiah yang anda bayarkan kembali dalam bentuk nyata, salah satunya insentif guru. Pajak merupakan salah satu penopang utama pembangunan. Pajak adalah darah pembangunan,” jelasnya.
Pemprov Kaltim berkomitmen agar kebijakan pajak tidak memberatkan masyarakat. Saat ini, tarif pajak kendaraan bermotor di Kaltim adalah yang terendah di Indonesia, hanya 0,8 persen.
“Ini menjadi bukti bahwa pembangunan tetap bisa berjalan tanpa membebani rakyat,” tegasnya. (*)