Pemkab Kukar Gelar Apel Simulasi Klaster Logistik Penanggulangan Bencana Daerah

Seputar Nusantara – Sunggono, Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Kutai Kartanegara (Kukar) memimpin apel simulasi klaster logistik penanggulangan bencana di Kukar.
Apel simulasi ini diikuti jajaran dari Kodim 0906/KKR, Polres Kukar, Satpol PP, BPBD, Damkarmatan, Dinas PU, Dinas Perkim, Dinsos, Baznas, PMI, dan unsur terkait lainnya.
Klaster ini menjadikan Kukar daerah pertama di Kalimantan Timur yang memiliki sistem logistik terpadu untuk penanganan bencana.
Sunggono mengatakan pembentukan klaster ini merupakan langkah strategis untuk mengintegrasikan seluruh instansi terkait agar penanganan bencana tidak lagi berjalan parsial.
Dirinya berharap klaster ini bukan sekadar nama, melainkan infrastruktur yang terstruktur dengan landasan hukum, organisasi, rencana kerja, dan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang jelas.
”Kukar sepertinya akan menjadi pionir dalam pembentukan klaster logistik penanggulangan bencana di Kaltim, dan sepengetahuan kami belum ada kabupaten/kota lain yang sudah melakukan ini,” kata Sunggono.
Sunggono memaparkan dengan adanya klaster logistik, koordinasi akan lebih efektif, sehingga respons terhadap bencana seperti banjir dan longsor di Kukar bisa lebih cepat dan terorganisasi.
Untuk itu, tim dari BPBD dan instansi terkait diminta untuk segera menyusun SOP yang merinci peran masing-masing pihak.
“Tolong nanti tim dari BPBD bersama-sama yang lain untuk membuat Standar Operasional Prosedur yang akan menggambarkan siapa berbuat apa, agar koordinasi lebih efektif,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala BPBD Kukar, Setianto Nugroho Aji, melaporkan simulasi distribusi bantuan akan menjadi uji coba awal.
“Dengan klaster ini, bantuan dapat didistribusikan secara terorganisasi dan tepat sasaran. Sebanyak 14 instansi, mulai dari Dinas Pertanian, Dinas PUPR, hingga relawan, bergabung dalam klaster,” ungkapnya. (*)