KaltimSamarinda

Pemprov Kaltim dan Leader Energy Bahas Pembangunan PLTS Guna Atasi Krisis Listrik

Seputar Nusantara – Pemprov Kaltim membahas potensi investasi pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) bersama Leader Energy.

Seno Aji, Wakil Gubernur Kaltim, mendorong partisipasi perusahaan dalam pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) skala besar di Kalimantan Timur dengan tujuan utama mengatasi krisis listrik yang masih melanda ratusan desa.

Dirinya mengapresiasi presentasi mengenai panel surya dan sistem tenaga surya yang diharapkan dapat memberikan solusi energi ramah lingkungan.

“Kami berharap kedepannya terjalin keterlibatan kuat antara investor dan Pemprov Kaltim. Kami sangat terbuka menerima investor, namun penyediaan listrik di Indonesia masih dikontrol oleh Perusahaan Listrik Negara (PLN),” ungkap Seno Aji.

Meskipun Kaltim secara umum memiliki kelebihan pasokan listrik (over supply), Seno Aji menyoroti fakta ironis bahwa masih ada 109 desa yang belum teraliri listrik atau mengalami krisis.

“Kami berharap Leader Energy dapat mencakup remote area (area terpencil) yang ada di Kaltim, sehingga manfaat investasi ini langsung dirasakan masyarakat,” sebutnya.

Secara spesifik, Seno Aji menyebut program ini sangat mendesak untuk mengatasi keterbatasan energi, seperti di Kabupaten Berau.

“Kami sangat mendukung program dari Leader Energy dan Perusda agar PLTS di Berau dapat membuat kabupaten ini tidak lagi terkena gangguan listrik seperti yang terjadi saat ini,” sebutnya.

Untuk merealisasikan investasi ini, maka perlu ada kolaborasi dengan PLN.

“Jika secara perhitungan proyek ini layak, satu-satunya cara adalah kita akan meminta restu dari PLN, karena PLN yang akan membeli energi dari investor yang mengadakan,” tegasnya.

Selain aspek pemerataan, Wagub juga menyinggung potensi pemanfaatan lahan untuk instalasi PLTS. “Kİta akan memanfaatkan danau-danau bekas tambang sehingga bisa memberikan dampak positif bagi bangsa ini,” pungkasnya. (*)

 

Back to top button