KaltimSamarinda

Tiga Daerah di Kaltim Disiapkan Bangun Sekolah Rakyat, Konstruksi Permanen Masuk Tahap III

Seputar Nusantara – Program Sekolah Rakyat di Kalimantan Timur terus diperluas setelah pembangunan perdana dimulai di Samarinda.

Pemerintah Provinsi Kaltim memastikan sejumlah daerah lain telah disiapkan sebagai lokasi pembangunan fasilitas pendidikan tersebut.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kaltim, Andi Muhammad Ishak, menyampaikan bahwa usulan lokasi Sekolah Rakyat telah memperoleh persetujuan dari pemerintah pusat sebagai bagian dari penguatan akses pendidikan terpadu.

Tiga wilayah yang ditetapkan menjadi lokasi pembangunan yakni Kawasan Lawe-Lawe di Penajam Paser Utara (PPU), Bukit Biru Tenggarong di Kutai Kartanegara (Kukar), serta Bontang Lestari di Kota Bontang.

Menurut Andi, kesiapan lahan di ketiga lokasi tersebut telah dinyatakan memadai. Hanya terdapat beberapa perbaikan kecil yang bersifat minor dan tidak menghambat proses lanjutan pembangunan.

Seluruh tahapan pengusulan lokasi pun telah dilalui dan mendapatkan lampu hijau dari pemerintah pusat.

Ia menjelaskan, pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat di PPU, Kukar, dan Bontang akan masuk dalam tahap ketiga pembangunan fisik.

Pelaksanaan konstruksi dijadwalkan berlangsung pada 2026 hingga 2027 sesuai dengan tahapan yang telah ditetapkan.

Sebelum masuk ke tahap penandatanganan kontrak dengan pemerintah pusat, terdapat sejumlah persyaratan yang wajib dipenuhi oleh daerah.

Persyaratan tersebut mencakup aspek administratif, teknis, serta kepastian status lahan.

Andi menegaskan, lahan pembangunan harus bebas sengketa, telah bersertifikat, dan siap digunakan.

Selain itu, dokumen pendukung seperti Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) dan Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin) juga harus disiapkan.

Seluruh proses tersebut akan dilaksanakan setelah penyusunan Detail Engineering Design (DED) oleh Kementerian Pekerjaan Umum rampung, sehingga pembangunan Sekolah Rakyat dapat berjalan sesuai perencanaan. (*)

Back to top button