KaltimSamarinda

Pemkot Samarinda Terapkan RFID pada Armada Sampah untuk Perketat Kontrol BBM

Seputar Nusantara – Pemerintah Kota Samarinda resmi menerapkan sistem Radio Frequency Identification (RFID) pada armada pengangkut sampah milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

Kebijakan ini dilakukan sebagai upaya memperkuat pengawasan sekaligus menertibkan penggunaan bahan bakar minyak (BBM) operasional.

Penerapan sistem tersebut ditandai dengan penyerahan Kartu Pas RFID secara simbolis oleh Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri, kepada perwakilan pengemudi armada pengangkut sampah DLH.

Melalui sistem ini, setiap aktivitas pengisian BBM akan tercatat secara otomatis dan terintegrasi.

Saefuddin menjelaskan, penggunaan RFID memungkinkan pengelolaan BBM menjadi lebih efisien, terukur, dan transparan.

Seluruh pengisian bahan bakar dicatat sesuai kuota, nilai, serta rute kerja masing-masing armada, sehingga potensi pemborosan dapat ditekan dan akuntabilitas anggaran semakin kuat.

Selain itu, sistem digital ini dinilai mampu memudahkan pengawasan dan pengendalian penggunaan BBM, baik bagi petugas di lapangan maupun pengelola administrasi.

Seluruh data pengeluaran BBM tersimpan secara elektronik dan dapat dipantau setiap saat.

Menurut Saefuddin, penerapan RFID juga menjadi bagian dari pembenahan tata kelola operasional armada pengangkut sampah.

Ia turut menekankan pentingnya kedisiplinan kerja, baik bagi pegawai yang bertugas di kantor maupun di lapangan, agar waktu dan sumber daya dapat dimanfaatkan secara optimal.

Dengan sistem RFID, pengelolaan BBM dinilai lebih aman, tertib secara administrasi, serta praktis dalam pelaksanaannya.

“Ini memudahkan kerja petugas sekaligus memperkuat pengontrolan. Administrasinya jelas, aman, dan tidak rumit,” pungkasnya. (*)

Back to top button