
Seputar Nusantara – Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri, meninjau sejumlah fasilitas milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Samarinda, termasuk bangunan bagian belakang kantor dan area laboratorium.
Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan sarana prasarana dalam mendukung kinerja DLH ke depan.
Peninjauan tersebut dilakukan usai Saefuddin Zuhri menyerahkan kartu Radio Frequency Identification (RFID) kepada para pengemudi armada pengangkut sampah DLH.
Dalam kunjungannya, ia menemukan beberapa bagian gedung yang memerlukan perbaikan dan penyesuaian dengan jumlah serta kebutuhan pegawai.
Menurut Saefuddin, proses perbaikan akan dilaksanakan secara bertahap dengan menyesuaikan kondisi keuangan daerah.
Langkah ini dinilai penting agar fasilitas DLH dapat berfungsi optimal tanpa membebani anggaran secara berlebihan.
Selain bangunan kantor, perhatian juga diarahkan pada Laboratorium DLH Samarinda.
Saefuddin berharap laboratorium tersebut dapat segera beroperasi secara mandiri dalam menjalankan tugas dan fungsinya, khususnya dalam pengujian lingkungan.
Ia menambahkan, apabila seluruh perizinan telah terpenuhi dan operasional berjalan optimal, laboratorium DLH berpotensi menjadi salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Samarinda.
Laboratorium ini direncanakan mampu melayani sekitar 21 parameter pengujian, terutama terkait kualitas air.
Saat ini, operasional laboratorium didukung oleh sembilan tenaga kerja, dengan peluang penambahan personel secara bertahap sesuai kebutuhan.
Dari sisi sarana dan prasarana, fasilitas yang tersedia dinilai cukup memadai untuk mendukung tahap awal operasional. (*)