
Seputar Nusantara – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda meresmikan pengoperasian lima Instalasi Pengolahan Air (IPA) baru guna memperkuat pasokan air bersih bagi masyarakat.
Langkah ini diambil untuk memastikan distribusi air semakin merata di berbagai wilayah Kota Tepian.
Wali Kota Samarinda, Andi Harun, mengatakan kehadiran tambahan IPA menjadi bagian penting dalam peningkatan pelayanan dasar kepada masyarakat.
“Penambahan IPA ini penting agar distribusi makin merata dan kebutuhan air warga dapat terpenuhi,” ujar Andi Harun.
Adapun lima IPA yang mulai beroperasi tersebut meliputi IPA Berambai dengan kapasitas 30 liter per detik, IPA Tirta Kencana 7 sebesar 50 liter per detik, IPA Bendang 2 berkapasitas 200 liter per detik, IPA Lingai 3 sebesar 100 liter per detik, serta IPA Loa Kumbar dengan kapasitas 2,5 liter per detik.
Dengan tambahan kapasitas produksi tersebut, Pemkot berharap layanan air bersih semakin optimal, terutama dalam menjawab kebutuhan masyarakat yang terus meningkat.
Di sisi lain, pada 2026 ini Perumda Tirta Kencana juga melakukan penyesuaian tarif air minum secara bertahap dan terbuka kepada publik. Kebijakan tersebut ditegaskan tidak serta-merta membebani pelanggan.
“Penyesuaian dilakukan adil dan disertai penghapusan biaya administrasi, sehingga tidak serta-merta menaikkan total tagihan pelanggan,” jelasnya.
Andi Harun menambahkan, seluruh fasilitas yang telah diresmikan harus dikelola secara profesional agar kualitas layanan tetap terjaga dalam jangka panjang.
“Kita berharap seluruh fasilitas yang telah diresmikan dapat dikelola secara profesional guna menjamin kualitas layanan air bersih bagi masyarakat Samarinda,” tegasnya. (*)