
Seputar Nusantara – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Samarinda akan menggelar Operasi Ketupat Mahakam 2026 mulai 13 hingga 24 Maret 2026 sebagai upaya menjaga keamanan dan kelancaran aktivitas masyarakat selama periode mudik dan perayaan Idulfitri.
Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Hendri Umar, mengatakan operasi tersebut melibatkan berbagai unsur lintas instansi, mulai dari kepolisian, TNI, Dinas Perhubungan, hingga Satuan Polisi Pamong Praja.
Untuk mendukung pengamanan, pihaknya akan mendirikan 10 pos pengamanan di sejumlah titik strategis di Kota Samarinda.
Lokasi tersebut antara lain di kawasan Taman Samarendah, pelabuhan, bandara, pintu Tol Palaran, serta beberapa pusat perbelanjaan.
“Kita berharap seluruh rangkaian perayaan Idulfitri dapat berlangsung aman, tertib, dan memberikan rasa nyaman bagi seluruh masyarakat,” ujar Hendri Umar.
Persiapan pengamanan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi lintas sektoral yang turut dihadiri Wali Kota Samarinda, Andi Harun.
Menurutnya, rapat koordinasi ini merupakan langkah penting untuk memastikan seluruh aspek pelayanan masyarakat saat Lebaran berjalan optimal.
“Ini bagian dari upaya kita memastikan seluruh persiapan menghadapi Idulfitri berjalan baik. Yang paling penting adalah menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok penting bagi masyarakat,” kata Andi Harun.
Pemerintah Kota Samarinda juga terus melakukan pemantauan terhadap kondisi pasar guna mencegah terjadinya lonjakan harga bahan pokok yang dapat memberatkan masyarakat.
Jika diperlukan, pemerintah daerah siap melakukan operasi pasar sebagai langkah pengendalian harga.
Andi Harun menjelaskan bahwa secara umum kondisi bahan pokok penting di Samarinda masih dalam keadaan aman, baik dari sisi ketersediaan stok maupun harga di pasaran.
Meski demikian, terdapat satu komoditas yang mengalami kenaikan harga, yakni jagung. Pemerintah masih menelusuri penyebab kenaikan tersebut.
Selain stabilitas harga pangan, pemerintah daerah juga memberikan perhatian terhadap ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) yang menjadi faktor penting dalam menunjang mobilitas masyarakat selama periode mudik dan libur Lebaran.
“Kita berharap semuanya dalam kondisi aman. BBM aman, bapokting aman, dan arus lalu lintas juga berjalan lancar, sehingga masyarakat dapat merayakan Lebaran dengan tenang,” jelasnya.
Ia juga menegaskan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama periode hari besar keagamaan.
Pemkot Samarinda bersama aparat kepolisian dan berbagai pihak terkait terus memperkuat koordinasi agar situasi kota tetap kondusif.
“Kita juga melakukan koordinasi terkait Kamtibmas di Kota Samarinda, agar tetap stabil dan kondusif berkat dukungan bersama semua pihak,” tegasnya. (*)