KaltimPenajam Paser Utara

Tol Fungsional Balikpapan–IKN Siap Dibuka Saat Mudik Lebaran 2026, Bupati PPU Tinjau Langsung Jalur

Seputar Nusantara – Menjelang arus mudik Idulfitri 1447 Hijriah, Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Mudiyat Noor, bersama Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur melakukan peninjauan kesiapan jalur tol fungsional yang menghubungkan Balikpapan, PPU, hingga Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Nusantara (IKN).

Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi infrastruktur dan layanan jalan tol benar-benar siap digunakan sebagai jalur alternatif bebas hambatan bagi masyarakat selama masa mudik dan arus balik Lebaran 2026.

Dalam kegiatan tersebut, rombongan meninjau sejumlah aspek teknis seperti kondisi badan jalan, rambu dan marka lalu lintas, titik rest area sementara, hingga fasilitas keselamatan di sepanjang jalur tol.

Bupati PPU, Mudiyat Noor, menilai keberadaan jalur tol fungsional ini akan memberikan dampak besar dalam mengurangi kepadatan kendaraan yang biasanya terjadi saat periode libur Lebaran.

“Pembukaan jalur bebas hambatan atau tol ini tentunya sangat membantu mobilitas masyarakat, khususnya pada arus mudik dan balik Idulfitri dalam beberapa hari ke depan. Terlebih untuk mengurai lonjakan kemacetan kendaraan di sejumlah ruas jalan,” kata Mudiyat Noor.

Ia juga mengingatkan masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik agar tetap mengutamakan keselamatan selama berkendara.

“Pastikan kondisi kendaraan sebelum berangkat, patuhi rambu lalu lintas, jaga jarak aman, dan hindari berkendara saat mengantuk. Manfaatkan rest area dan fasilitas pendukung yang tersedia demi keselamatan bersama,” imbaunya.

Sementara itu, Kepala BBPJN Kalimantan Timur Yudi Hardiana menjelaskan jalur tol fungsional tersebut direncanakan beroperasi selama masa mudik mulai 13 hingga 29 Maret 2026, dengan jam operasional pukul 06.00 hingga 18.00 WITA setiap hari.

“Kita melakukan survei bersama kesiapan jalur fungsional Lebaran 2026 yang akan kami buka mulai 13 sampai dengan 29 Maret 2026,” ujar Yudi.

Ia menjelaskan bahwa terdapat perubahan skema operasional dibandingkan periode Natal dan Tahun Baru 2025–2026.

Sebelumnya, akses masuk tol hanya melalui Gerbang Tol Manggar yang dikelola PT Jasa Marga sehingga menyebabkan penumpukan kendaraan di Jalan Mulawarman menuju gerbang tol.

Sebagai hasil evaluasi, pada masa mudik Lebaran tahun ini dibuka akses tambahan melalui Gerbang Tol 1B yang dapat dijangkau dari sejumlah jalur alternatif seperti kawasan Dome, perumahan di depan Mapolda Kaltim, hingga kawasan Stadion Batakan yang terhubung dengan Ring Road Balikpapan.

“Untuk akses 1B ini kita membuka sepanjang kurang lebih 2,5 kilometer hingga nantinya bergabung dengan Tol Balikpapan–Samarinda,” jelasnya.

Secara keseluruhan, jalur tol sepanjang 52,5 kilometer tersebut kini dapat dilalui secara penuh tanpa penerapan rekayasa lalu lintas contraflow seperti yang dilakukan pada periode sebelumnya.

Rute tol tersebut juga melintasi beberapa titik penting, termasuk Jembatan Pulau Balang yang menjadi penghubung utama menuju wilayah Penajam Paser Utara dan kawasan IKN.

Selama masa operasional fungsional, pengguna jalan dapat memilih dua jalur keluar, yakni melalui jalur Bandara VVIP yang terhubung ke Simpang Riko menuju wilayah PPU hingga Kalimantan Selatan, serta melalui Tol 6A yang tersambung dengan Simpang ICI.

Untuk menunjang kenyamanan para pemudik, BBPJN Kalimantan Timur juga menyiapkan dua rest area sementara di sepanjang jalur tol.

“Rest area pertama berada di Gerbang Tol Balang 1 bagi pengguna dari arah Balikpapan menuju PPU atau IKN dengan fasilitas mobil toilet. Sementara dari arah IKN menuju Balikpapan, rest area disiapkan di titik 5B yang dilengkapi mobil toilet, tempat istirahat, musala, ruang laktasi, serta area bagi pelaku UMKM lokal untuk berjualan,” pungkas Yudi. (*)

Back to top button