
Seputar Nusantara – Pemerintah Kota Samarinda bergerak cepat menindaklanjuti kebakaran yang melanda Pasar Segiri pada Kamis pagi.
Insiden tersebut mengakibatkan kerusakan besar, dengan puluhan ruko dan ratusan los pedagang hangus terbakar.
Wali Kota Samarinda, Andi Harun, turun langsung ke lokasi untuk meninjau kondisi pascakebakaran.
Ia menyusuri area terdampak, berdialog dengan pedagang, serta mendengarkan keluhan mereka secara langsung.
“Kami turun langsung untuk melihat kondisi di lapangan dan memastikan langkah cepat penanganan,” ujar Andi Harun.
Berdasarkan data sementara, kebakaran tersebut menghanguskan sedikitnya 20 ruko di bagian belakang serta 140 los sayur. Akibatnya, sekitar 55 pedagang kehilangan tempat untuk berjualan.
Sebagai langkah awal, Pemkot Samarinda menargetkan proses pembersihan area dapat diselesaikan dalam waktu satu hingga dua hari.
Di saat yang sama, perencanaan pembangunan kembali fasilitas pasar juga mulai disusun.
Andi Harun menegaskan bahwa pemerintah ingin memastikan para pedagang dapat segera kembali beraktivitas guna memulihkan roda perekonomian.
“Kasihan pedagang kalau ini berlarut-larut. Mereka sudah mengalami kerugian besar. Kita ingin mereka segera kembali berjualan,” jelasnya.
Sebagai solusi jangka pendek, Pemkot akan membangun lapak semi permanen bagi pedagang terdampak agar aktivitas jual beli bisa kembali berjalan dalam waktu dekat.
“Bukan solusi jangka panjang, tetapi cukup untuk menghidupkan kembali denyut ekonomi Pasar Segiri dalam waktu singkat,” sebutnya.
Ke depan, pemerintah juga menyiapkan rencana revitalisasi pasar secara menyeluruh, yang ditargetkan dapat direalisasikan pada tahun mendatang apabila kondisi keuangan daerah memungkinkan.
“Selanjutnya pemerintah juga menyiapkan rencana besar, yakni revitalisasi pasar secara menyeluruh pada tahun depan, jika kondisi fiskal memungkinkan,” tegasnya. (*)