
Seputar Nusantara – Di Kota Samarinda, hampir setiap kecamatan merupakan ruang terbuka hijau. Pelaksanaan pembelajaran tatap muka akan segera dilaksanakan, yang merupakan kabar gembira bagi seluruh warga kota Samarinda. Kegiatan PTM di sekolah akan meningkatkan retensi belajar siswa dan membina hubungan teman sebaya yang lebih sehat, menurut Sri Puji Astuti.
“Anak-anak itu sudah belajar selama dua tahun di rumah. Jadi begitu masuk, secara fisik mungkin pakaiannya tidak lagi rapi, tidak terbiasa bangun pagi selama pembelajaran di rumah, tidak ada komunikasi bersama temannya. Otomatis kalau tidak terbiasa kembali, ini akan mengganggu masa belajar mengajar dan guru-guru juga agak kaku,” ucapnya.
Sri Puji Astuti berharap melalui penerapan PTM, instruktur dan siswa tetap disiplin dan mengikuti prosedur keselamatan.
“COVID masih ada, sehingga perlu jadi kewaspadaan. Tetap belajar mengajar di sekolah, terapkan protokol kesehatan,” ujarnya.