Prihatin Atas Kasus Perundungan, Sani Bin Husain Ajak Orangtua Pantau Aktivitas Anak

Seputar Nusantara – Kasus perundungan di sekolah seakan tidak ada habisnya bermunculan di Indonesia.
Sani Bin Husain, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, mengungkapkan keprihatinannya terkait maraknya kasus perundungan yang terjadi di sejumlah wilayah.
Ia menegaskan pentingnya peran orang tua dalam mencegah dan mengatasi masalah bullying.
Sani bin Husain mengatakan orang tua memiliki peran kunci dalam membimbing anak-anak mereka.
“Peran orang tua harus masuk di sini, karena mereka yang harus memantau gerak-gerik anaknya,” kata Sani, Senin (2/10/2023).
Ia juga menekankan perlunya kepekaan orang tua terhadap perubahan yang dialami anak-anak mereka, terutama saat mereka berada dalam masa transisi menuju usia remaja.
Dalam konteks ini, peran orang tua dalam memberikan bimbingan yang positif sangat diperlukan.
“Penting adanya keterlibatan orang tua dalam masa transisi ke usia remaja. Jangan sampai menyerahkan seluruh tanggung jawabnya kepada guru di sekolah, karena anak itu hidup lebih lama dengan orang tua masing-masing,” tegasnya.
Sani juga mengingatkan bahwa orang tua, terutama seorang ibu, adalah sekolah pertama bagi anak-anak mereka.
Oleh karena itu, orang tua harus memberikan perhatian dan bimbingan yang cukup kepada anak-anak mereka.
Selain itu, Sani meminta orang tua untuk tegas memberikan fasilitas dan akses kepada anak-anak sesuai dengan usia dan perkembangannya. Dia menyatakan keprihatinannya tentang kasus yang melibatkan anak-anak dalam geng motor dan dampak negatif dari tontonan yang tidak bermutu.
Namun, ia menekankan bahwa pemantauan dan bimbingan yang berkesinambungan dari orang tua adalah kunci untuk mencegah anak-anak terlibat dalam perilaku negatif.
“Saya mohon kepada seluruh orang tua untuk tidak memberikan fasilitas kepada anak sebelum waktunya,” tegas Sani.
“Namun, itu kembali lagi ke peran orang tua untuk tetap mengawasi mereka.” pungkasnya. (adv)