Hadiri Deklarasi dan Sosialisasi Pemilu 2024 Jenjang SMA/K dan Swasta, Rusmadi: Peran Kaum Muda Menentukan Masa Depan

SEPUTAR NUSANTARA, SAMARINDA – Wakil Wali Kota Samarinda, Rusmadi Wongso, bersama wakil ketua DPRD Samarinda Subandi, Kepala Polresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli, Kepala Bawaslu Samarinda Abdul Muin, dan jajaran perwakilan unsur Forkompinda Samarinda hadiri secara virtual Deklarasi dan Sosialisasi Pemilihan Umum 2024 Jenjang SMA/SMK Negeri dan Swasta dengan tema “Pemilih Pemula Milenial Cerdas untuk Mewujudkan Pemilu Serentak 2024 yang Berkualitas”.
Digelar di ruang Danau Melintang SMA Negeri 10 Samarinda pada Kamis (01/02/2024). Agenda ini diselenggarakan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Samarinda, dihadiri perwakilan dari SMA Negeri 10, SMA Negeri 1, SMA Negeri 4, SMA Negeri 2, SMK Negeri 1, SMK Negeri 3, SMK Negeri 4, dan SMK Negeri 5.
Rusmadi mengatakan bahwa pemilih pemula di Samarinda memiliki peran penting dalam menentukan pemilihan presiden (pilpres) tahun 2024, yang akan diselenggarakan 14 Februari 2024 mendatang.
Dari data Komisi Pemilihan Umum (KPU), jumlah pemilih pemula di Samarinda mencapai 183.073 orang, atau sekitar 30 persen dari total pemilih sebanyak 600.420 orang.
“Peran kaum muda dalam menentukan masa depan bangsa melalui Pemilu 2024 sangatlah diharapkan semua pihak, berdasarkan data pemilih pemula di Samarinda dari KPU, ada 30 persen dari jumlah pemilih, jadi tentu 30 persen ini sangat menentukan,” tuturnya.
Harapannya dengan sosialisasi ini, pemilih pemula di Samarinda dapat memiliki pemahaman dan kesadaran yang tinggi tentang hak dan kewajiban mereka sebagai warga negara dalam memilih pilpres. Dan ia juga mengingatkan untuk pemilih pemula harus datang ke tempat pemungutan suara (TPS) menggunakan hak pilihnya 14 Februari mendatang.
Pihaknya juga melibatkan Duta Sadar Hukum, yaitu siswa-siswa SMA/SMK yang menjadi agen perubahan di lingkungan mereka yang bertugas untuk mensosialisasikan tentang pentingnya peran pemilih pemula dalam menyukseskan pilpres berkualitas.
“Mereka yang memberikan edukasi tentang tata cara pemilu yang baik dan benar, serta mengajak teman-teman sebayanya untuk tidak golput atau terpengaruh oleh isu-isu negatif,” sampainya.
Rusmadi berharap pemilih pemula dapat mengawasi jalannya pilpres 2024, agar berlangsung jujur, adil, dan transparan.
“Pemilih pemula untuk menggunakan hak pilihnya dengan cerdas dan bertanggung jawab dan dapat menghindari praktik-praktik yang dapat merusak demokrasi, seperti politik uang, intimidasi, dan hoax. Kami juga mengajak,” pungkasnya. (*)