Samarinda

Rumah Sakit TNI di Samarinda Diresmikan

SEPUTAR NUSANTARA, SAMARINDA – Rumah Sakit (RS) Awang Long Kesdam VI/Mulawarman Denkesyah Samarinda diresmikan. Pangdam Mulawarman Mayor Jenderal TNI Tri Budi Utomo hadir langsung dalam agenda yang dilaksanakan Kementerian Pertahanan RI tersebut.

“Pagi ini kita bersama-sama menyaksikan kegiatan peresmian Rumah Sakit yang dilakukan oleh bapak Presiden, seluruh Indonesia tadi. Jadi ada 25 RS yang sudah diresmikan, dan di antaranya adalah 15 RS TNI Angkatan Darat. Kami hadir bersama Pak Wali Kota dan Forkopimda daripada Provinsi juga hadir di sini, kemudian PJO dari Kodam ada Pak Danrem juga hadir di sini,” tuturnya pada Senin, (19/2/2024).

Rumah Sakit tersebut merupakan bagian dari program pembangunan Rumah Sakit PDN (Pinjaman dalam negeri) oleh Kementerian Pertahanan (Kemenhan) RI yang telah diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia.

Dengan luas tanah 8.800 m² dan bangunan seluas 2.046,6 m², Rumah Sakit Tk.IV Awang Long Samarinda dilengkapi dengan fasilitas kesehatan modern, seperti ruang X-Ray, USG 4 dimensi, serta ruang perawatan intensive (ICU, PICU, dan NICU).

“Selanjutnya kami menginformasikan bahwa, peresmian RS yang ada di Kodam VI Mulawarman ini adalah dua RS. Yang pertama RS Awang Long yang ada disini dan RS yang ada di Tanjung Selor, besarnya RS itu sama sekitar 2.000 Meter persegi (m²) untuk luasnya. Kemudian untuk fasilitas yang diberikan dari Kementerian Pertahanan itu juga hampir sama dengan yang ada di sana (Tj. Selor). Fasilitas di sini antara lain adalah sudah bisa menyediakan 70 kamar, Radiologi, Computed Tomography Scan (CT Scan),” paparnya.

Untuk di Rumah Sakit Tk. IV Awang Long Samarinda ini, memiliki Tenaga Dokter Spesialis sebanyak 12 orang, sedangkan untuk Dokter Umum sebanyak 4 orang, Dokter Gigi sebanyak 2 orang, Perawat sebanyak 14 orang, Apoteker sebanyak 1 orang, Asisten Apoteker sebanyak 2 orang, Fisioterapi sebanyak 1 orang dan Non Nakes sebanyak 6 orang.

“Selanjutnya kami berharap nanti ada peningkatan, sementara untuk dokter sudah ada 19 Dokter, terdiri dari 12 Dokter Spesialis, 4 Dokter Umum dan 2 Dokter Gigi. Kita juga melakukan kerjasama dengan RS yang ada di Provinsi dan yang ada di Kota Samarinda,” jelasnya.

Pembangunan ini diharapkan dapat menjadi penyokong Ibu Kota Nusantara (IKN) nantinya, yang diharapkan dapat turut membantu dalam penanganan kesehatan.

“Tentunya RS ini, yang pertama adalah diperuntukkan untuk Prajurit TNI yang berada disini, kemudian juga masyarakat di sekitar, agar masyarakat juga dapat menggunakan fasilitas yang ada untuk berobat. Untuk pengecekan-pengecekan memang sudah kita kerjasamakan, termasuk BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan agar masyarakat pengguna fasilitas tersebut dapat juga berobat di sini,” pungkasnya.

Back to top button