Distribusi Air Terus Dikeluhkan Warga, Wali Kota Tinjau Pembangunan IPA Bumi Sempaja

SEPUTAR NUSANTARA, SAMARINDA – Wali Kota Samarinda, Andi Harun meninjau lokasi pembangunan Instalasi Pengolahan Air Minum (IPA) di kawasan Perumahan Bumi Sempaja.
Ia menegaskan, pembangunan IPA Bumi Sempaja dilakukan untuk merespons keluhan warga yang merasakan sulitnya distribusi air bersih ke rumah mereka.
“Hari ini kami melakukan peninjauan terhadap rencana lokasi pembangunan IPA di Bumi Sempaja, ini sebagai respon atas keluhan warga sekaligus keadaan distribusi air yang selama ini dirasakan belum maksimal di daerah Samarinda bagian utara,” tuturnya pada Rabu, (17/4/2024).
Tindak lanjut tersebut berkaitan dengan banyaknya keluhan dari masyarakat sekitar yang merasa kurang lancarnya pendistribusian air di kawasan mereka.
“Respon bersifat jangka panjang ini adalah hal yang penting, karena kalau responnya bersifat penanganan sementara dari keluhan warga. Misalnya ada satu kawasan di mana tidak mengalir sehari dua hari kita bisa saja memperlancar, tapi pasti pada daerah lain akan mengalami masalah. Jadi harus bisa diselesaikan untuk jangka panjang,” jelasnya.
Melalui analisa bersama pihak terkait dan diskusi bersama, akhirnya pihak ya menemukan solusi guna mengatasi permasalahan tersebut.
“Setelah kita analisis bahwa tidak ada pilihan lain bagi kita untuk membuat solusi jangka panjang selain membuat IPA, kita diskusi panjang lebar kita akhirnya ketemu, bahwa ada kewajiban dari Perumahan Developer Bumi Sempaja yang memang belum diserahkan kepada Pemerintah Kota sehingga kita tidak perlu lagi membeli tanah,” paparnya.
Rencana pembangunan jangka panjang tersebut diharapkan dapat memenuhi kebutuhan air bersih untuk warga sekitar Samarinda Utara dan sekitarnya.
“Hari ini saya bisa melakukan peninjauan langsung untuk tahap pertama. Telah diserahkan dengan luas 2.019 meter persegi, di lokasi inilah kita akan bangun IPA dengan kapasitas 50 liter per detik, yang di estimasi akan selesai pada bulan November jadi mudah-mudahan Desember paling lambat Januari masalah air di Samarinda Utara sudah kita bisa selesaikan,” tutupnya.