Samarinda

Peringati Hari Kartini, Sri Puji Astuti Berharap Pemerintah dapat Meningkatkan Pemberdayaan Perempuan dalam Keluarga, Pekerjaan, dan Pemerintahan

Dalam momen peringatan Hari Kartini pada 21 April, Sri Puji Astuti selaku Ketua Komisi IV DPRD Samarinda menyoroti beberapa isu perempuan diantaranya pemberdayaan perempuan.

Menurutnya, perempuan berdampak pada ketahanan keluarga sehingga sesuai dengan program-program pemerintah dalam menciptakan ketahanan keluarga.

“Pemberdayaan baik melalui pelatihan, pinjaman lunak, atau langkah-langkah lainnya bertujuan agar ketahanan keluarga bisa dicapai karena perempuan lebih berdaya,” terangnya.

Puji menjelaskan, saat pandemi COVID-19, pemutusan hubungan kerja kerap terjadi sehingga jika perempuan berdaya, perempuan dapat menginisiasi pergerakan ekonomi keluarga.

“Ketahanan keluarga sukar dicapai jika perempuan tidak memiliki daya, kurang percaya diri, kurang pendidikan, dan keterampilan serta pengetahuan, maka hal itu bisa dicapai dengan program pemberdayaan,” lanjut Puji.

Ia turut menyinggung soal partisipasi perempuan dalam lapangan kerja yang saat ini seringkali dinilai sebelah mata hingga berakibat pada kesenjangan penghasilan.

‘Masih ada buruh perempuan yang dibayar lebih rendah dari laki-laki karena anggapan perempuan kurang terampil. Saya kira itu masih ada, hanya tidak mencuat saja,” ungkapnya.

Keikutsertaan perempuan dalam parlemen dan penempatan pada jabatan strategis pun ia nilai masih minim.

“Di DPRD Samarinda saja anggota dewan perempuan hanya ada 7 orang, jumlah itu baru 11 persen dari seluruh anggota dewan. Belum sesuai dengan ketentuan pemenuhan 30 persen,” tegasnya.

Dirinya berharap pemerintah dapat memaksimalkan peran dalam memberdayakan perempuan misalnya dengan implementasi Perda Nomor 2 Tahun 2022 mengenai Pengarusutamaan Gender (PUG).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button