Nusantara

IKN Catat Sejarah Baru, Jadi Titik Pertama Pemantauan Hilal Ramadan 1447 Hijriah

Seputar Nusantara – Kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) untuk pertama kalinya menjadi lokasi pemantauan hilal dalam rangka penetapan awal Ramadan 1447 Hijriah.

Kegiatan ini digelar oleh Kanwil Kemenag Kalimantan Timur di Rusun ASN 1 Tower D IKN dan melibatkan tim dari BMKG Kalimantan Timur.

Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara, Basuki Hadimuljono, menyambut positif pelaksanaan rukyatul hilal tersebut.

Ia menilai, momen ini menjadi tonggak sejarah bagi IKN sebagai bagian dari 96 titik pemantauan hilal yang tersebar di seluruh Indonesia.

“Pemantauan ini menjadi momen bersejarah karena untuk pertama kalinya hilal diamati dari kawasan IKN,” ujar Basuki.

Menurutnya, pemilihan lokasi di IKN bukan tanpa alasan. Titik pengamatan yang tinggi dan terbuka dinilai sangat mendukung proses rukyatul hilal secara optimal.

“Kami dari Otorita IKN sangat mendukung pemantauan hilal dilakukan di IKN. Ini merupakan kehormatan bagi Otorita IKN sekaligus kesempatan bagi IKN sebagai Ibu Kota Negara menjadi salah satu titik pengamatan dari 96 titik yang tersebar di Indonesia,” lanjutnya.

Basuki juga menambahkan, keberadaan Masjid Negara di kawasan IKN ke depan diharapkan semakin memperkuat peran Nusantara sebagai pusat kegiatan keagamaan berskala nasional.

“Ke depan keberadaan Masjid Negara di kawasan IKN juga diharapkan dapat memperkuat peran Nusantara sebagai lokasi kegiatan keagamaan nasional,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenag Kaltim, Abdul Khaliq, mengungkapkan hasil pemantauan menunjukkan hilal belum terlihat. Berdasarkan data BMKG, posisi bulan masih berada di bawah ufuk.

“Hari ini kita lakukan pemantauan hilal. Berdasarkan BMKG, posisi hilal masih berada di bawah ufuk, sehingga bulan belum terlihat,” paparnya.

Meski demikian, pelaksanaan rukyatul hilal di IKN menjadi penanda babak baru. Nusantara tidak hanya diproyeksikan sebagai pusat pemerintahan masa depan, tetapi juga sebagai ruang bersama bagi aktivitas keagamaan dan kebangsaan di tingkat nasional. (*)

Back to top button