Sri Puji Astuti Ingatkan Proses SPMB 2025 Harus Bebas KKN

Seputar Nusantara – DPRD Samarinda berkomitmen memberikan perhatian serius pada proses pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2025 ini.
Sri Puji Astuti, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, mengatakan fokus utama pihaknya dengan menghilangkan potensi praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) yang selama ini masih menjadi persoalan pada proses penerimaan siswa didik baru.
Menurutnya, diperlukam kesiapan semua pihak dalam menjalankan proses penerimaan siswa baru secara transparan dan adil.
“Mulai dari pemetaan wilayah hingga pembagian jalur penerimaan seperti domisili dan prestasi,” kata Sri Puji Astuti, Kamis (15/5/2025).
Puji memaparkan kunci keberhasilan terletak pada kejelian panitia dalam menyeleksi calon siswa. Agar tidak terjadi kesalahan sedikit pun yang bisa berujung masalah panjang.
“Penekanan dari Wali Kota juga jelas, semua pihak ingin SPMB bebas dari KKN dan gratifikasi,” paparnya.
Meski praktik KKN sulit dilihat kasat mata, namun menurutnya setiap tahun selalu ada permasalahan terkait hal tersebut.
Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk memahami bahwa semua anak di Samarinda memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pendidikan berkualitas tanpa diskriminasi.
“Yang paling penting itu pesan ke masyarakat jangan memaksakan kehendaknya semua itu sudah ada jalurnya dan kita sebagai org tua mempersiapkan saja anak kita untuk masuk ke sekolah,” tegasnya. (adv)