Anhar Soroti Proyek Infrastruktur di Samarinda Kadang Abaikan Daerah Serapan Air dan Tata Ruang

Seputar Nusantara – Anhar, Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, menyoroti sejumlah proyek infrastruktur yang dijalankan Pemkot Samarinda kadang kala mengabaikan daerah resapan air dan tata ruang.
“Pembangunan yang tidak matang justru menimbulkan kerugian ketika musim hujan tiba, seperti banjir dan longsor,” ungkap Anhar, Senin (7/7/2025).
Dirinya menilai lemahnya pengawasan serta perencanaan teknis menyebabkan saluran air seperti parit menjadi tidak berfungsi optimal, bahkan tenggelam karena perbedaan elevasi pembangunan yang tidak terkontrol.
“Parit-parit tenggelam. Elevasi pembangunan yang tidak terkontrol. Ini mencerminkan lemahnya pengawasan dan perencanaan,” sebutnya.
Anhar juga mempertanyakan efektivitas pembangunan yang hanya fokus pada bentuk fisik gedung tanpa memperhatikan dampak lingkungan jangka panjang.
“Gedung bisa dibangun tinggi, namun jika banjir datang semua disapu bersih, lalu apa gunanya,” tegasnya. (adv)