Komisi IV DPRD Samarinda Soroti Kondisi SD 020 Samarinda Utara Berdiri di Zona Rawan Longsor

Seputar Nusantara – Komisi IV DPRD Samarinda menyoroti kondisi bangunan SD 020 Samarinda Utara yang berdiri di zona rawan longsor.
Hal itu seperti yang disampaikan Mohammad Novan Syahronny Pasie, Ketua Komisi IV DPRD Samarinda.
“Salah satu kasus yang mendesak adalah kondisi SD 020 Samarinda Utara yang sempat viral karena berdiri di zona rawan longsor,” kata Novan.
Dirinya mendorong dilakukannya renovasi besar, serta pemerintah harus menyiapkan solusi konkret bagi siswa.
“Apakah perlu dialihkan ke sekolah sementara, atau bagaimana, ini yang akan kami dalami,” paparnya.
Pihaknya di dewan juga mempertanyakan efektivitas penggunaan dana BOS di sekolah-sekolah bermasalah.
Menurutnya, dana BOS memang tidak akan cukup untuk menangani kerusakan besar, apalagi jika bangunannya mayoritas berbahan kayu.
“Saya lihat sendiri, bangunan kelas masih kayu tapi pagar sekolahnya sudah beton. Ini kan janggal. Jumlah siswanya pun hanya sekitar 160-an. Mungkin perlu dipikirkan solusi jangka panjang, seperti penggabungan atau relokasi,” jelasnya.
Novan menegaskan, pihanya di Komisi IV DPRD Samarinda bakal menjadinya hasil sidak lapangan sebagai acuan langkah lanjut DPRD untuk memastikan OPD melakukan penindakan secara tepat.
“Intinya kerusakan ini harusnya sudah terdeteksi sejak awal. Bukan menunggu ambruk dulu baru bergerak,” tegasnya. (adv)