Cegah Jadi Beban Daerah, Abdul Rohim Dorong Ada Suntikan Dana Dari Sumber Lain Selain APBN

SAMARINDA, SEPUTAR NUSANTARA – Pemerintah telah menetapkan alokasi anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebesar Rp10 ribu per porsi.
Sementara pada simulasi program MBG yang digelar Pemkot Samarinda beberapa waktu lalu dianggarankan Rp17 ribu per porsi makanan.
Alokasi anggaran simulasi Pemkot Samarinda ini menuai sorotan dari Abdul Rohim, Anggota Komisi III DPRD Samarinda.
“Simulasi kemarin kan Rp17 ribu. Seharusnya Pemkot Samarinda bisa alirkan dana untuk lainnya, jadi terpangkas untuk program pusat,” ungkap Abdul Rohim, Minggu (26/1/2025).
Menurutnya, rencana alokasi Rp10 ribu per porsi makanan dari pusat, tidak memenuhi syarat pemenuhan gizi di daerah.
Hal ini akan menjadi masalah baru bagi pemerintah daerah.
“Padahal kami juga punya masalah lain pastinya di tiap-tiap daerah. Contoh Samarinda, banjir masih dimana-mana,” jelasnya.
Abdul Rohim mengharapkan adanya suntikan dana pada elemen-elemen lainnya untuk menutup kekurangan dana yang dialihkan untuk pemenuhan program makan bergizi gratis bagi seluruh pelajar di Indonesia.
“Jadi ketika ada dana yang digerus, suntik dana di bagian lainnya,” tegasnya. (adv)