Ekonomi

BI Kaltim Sediakan Rp2,18 Triliun untuk Penukaran Uang Ramadan–Lebaran 2026

Seputar Nusantara – Bank Indonesia Perwakilan Kalimantan Timur menyiapkan dana tunai sebesar Rp2,18 triliun guna mengantisipasi lonjakan kebutuhan uang pecahan selama Ramadan hingga Idulfitri 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Kepala Perwakilan BI Kaltim, Jajang Hermawan, menjelaskan bahwa kebutuhan uang kartal di Kaltim saat puncak Ramadan dan Lebaran diperkirakan mencapai 20 persen dari total kebutuhan tahunan.

“Kita siapkan Rp2,18 triliun mencukupi untuk memenuhi lonjakan permintaan masyarakat selama periode Ramadan hingga Lebaran Idulfitri,” jelas Jajang.

Ia menambahkan, penyediaan uang tunai tersebut difokuskan untuk memenuhi tingginya permintaan uang pecahan kecil yang biasa digunakan masyarakat untuk kebutuhan transaksi dan tradisi berbagi saat hari raya.

“Penyiapan uang kartal ini untuk memenuhi lonjakan kebutuhan uang pecahan selama Ramadan dan Idulfitri,” ujarnya.

Untuk memudahkan masyarakat, BI Kaltim membuka berbagai layanan penukaran, mulai dari kas keliling, loket perbankan, hingga titik layanan terpadu yang tersebar di sejumlah wilayah.

Layanan penukaran juga tersedia melalui jaringan perbankan di tujuh kabupaten/kota selama periode 18 Februari hingga 15 Maret 2026.

Per Orang Dibatasi Rp5,3 Juta

Masyarakat yang ingin melakukan penukaran diwajibkan mendaftar secara daring melalui aplikasi atau situs PINTAR.

Setiap orang dibatasi maksimal satu paket penukaran dengan nilai hingga Rp5,3 juta.

Jajang menegaskan, BI tidak hanya memastikan kecukupan jumlah uang tunai, tetapi juga kualitas uang yang diedarkan.

“Kami memastikan ketersediaan rupiah layak edar, layanan prima, serta edukasi kepada masyarakat guna mendukung kelancaran transaksi dan tradisi berbagi,” tegasnya.

Dengan langkah tersebut, BI Kaltim optimistis kebutuhan uang kartal masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri 2026 dapat terpenuhi dengan baik dan tertib. (*)

Back to top button