KaltimSamarinda

Rayakan Idulfitri di Samarinda, Gubernur dan Wagub Kaltim Salat di Lokasi Berbeda

Seputar Nusantara – Perayaan Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah di Kalimantan Timur berlangsung penuh khidmat.

Gubernur Kaltim Rudy Masud dan Wakil Gubernur Seno Aji melaksanakan Salat Idulfitri di dua lokasi berbeda di Samarinda, sembari menyampaikan pesan kuat tentang persatuan dan toleransi.

Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, melaksanakan Salat Id bersama masyarakat di Masjid Nurul Mu’minin.

Dalam kesempatan itu, ia menekankan pentingnya menjadikan Idulfitri sebagai momentum memperkuat kebersamaan dan semangat gotong royong dalam pembangunan daerah.

“Hari Raya Idulfitri bukan hanya tentang perayaan, tetapi juga menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus menjaga semangat kebersamaan dan gotong royong dalam membangun Kalimantan Timur,” ujarnya.

 

foto: biro adpim setprov kaltim

 

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung pembangunan daerah, termasuk sinergi dengan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang diharapkan berdampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.

“Momentum Idulfitri ini diharapkan semakin memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan Kaltim yang maju, sejahtera dan erat dalam persatuan,” tegasnya.

Sementara itu, Gubernur Kaltim Rudy Masud melaksanakan Salat Idulfitri bersama ribuan jamaah di Masjid Baitul Muttaqien Islamic Center.

Salat berlangsung tertib dan khusyuk dengan imam Ustaz H. Abdullah Al Makki serta khatib H. Zurqoni yang menyampaikan pesan-pesan keagamaan.

Dalam keterangannya, Rudy menegaskan bahwa Idulfitri bukan sekadar perayaan seremonial, melainkan memiliki makna mendalam terkait pembentukan karakter dan kepedulian sosial.

“Nilai-nilai yang kita pelajari selama bulan Ramadhan tahun ini insyaallah harus terus kita jaga dan amalkan dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap Rudy.

 

foto: biro adpim setprov kaltim

 

Ia juga mengingatkan bahwa keberagaman di Kalimantan Timur merupakan kekuatan yang harus terus dijaga melalui semangat persaudaraan dan toleransi.

“Mengingat Kaltim ini daerah yang kaya akan keberagaman suku, budaya, dan agama, kita berharap kerukunan yang telah terjalin dapat terus dipertahankan sebagai kekuatan besar daerah,” jelasnya.

Perayaan Idulfitri tahun ini pun menjadi momen refleksi sekaligus penguat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga harmoni serta mendorong pembangunan daerah yang inklusif. (*)

Back to top button