Libur Lebaran 2026, IKN Dibuka untuk Wisata Publik dengan Beragam Fasilitas dan Akses Baru

Seputar Nusantara – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) membuka peluang bagi masyarakat untuk berkunjung langsung ke kawasan IKN selama libur panjang Idulfitri 2026.
Berbagai fasilitas dan layanan disiapkan guna mendukung kenyamanan pengunjung di tengah proses pembangunan yang masih berlangsung.
Juru Bicara Otorita IKN, Troy Pantouw, menegaskan bahwa keterbukaan akses ini menjadi bagian dari komitmen menghadirkan IKN sebagai ruang publik yang inklusif.
“Dengan dibukanya akses secara fungsional Gerbang Tol menuju Ibu Kota Nusantara (IKN), kami Otorita IKN membuka pintu selebar-lebarnya bagi siapa saja masyarakat yang ingin datang berkunjung ke Nusantara. Seeing is believing, kami ingin masyarakat melihat langsung perkembangan Ibu Kota Nusantara secara dekat,” ungkapnya.
Sejumlah kawasan di KIPP Nusantara telah disiapkan untuk dikunjungi, mulai dari area perkantoran, hunian, tempat ibadah hingga ruang terbuka publik.
Beberapa titik yang dapat diakses antara lain Plaza Seremoni, Embung MBH, Bendungan Sepaku Semoi, Plaza Bhinneka Tunggal Ika, Taman Kusuma Bangsa, hingga Masjid Negara IKN.
Kawasan Istana Negara juga dapat dikunjungi dengan pembatasan kapasitas serta aturan berpakaian yang harus dipatuhi pengunjung.
Untuk menunjang mobilitas, Otorita IKN menyediakan layanan shuttle bus listrik yang menghubungkan berbagai titik strategis.
Selain itu, sejumlah lokasi parkir disiapkan di beberapa area seperti Bundaran Sumbu Barat dan Timur, Rusun ASN, hingga kawasan sekitar Plaza Yudikatif.
Di sisi lain, pengalaman kunjungan juga diperkaya dengan kehadiran puluhan pelaku UMKM yang menawarkan produk lokal, serta berbagai aktivitas seperti permainan tradisional, spot foto dengan busana adat, hingga pertunjukan musik langsung.
Fasilitas penunjang lain seperti restoran, kafe, toko, hingga penginapan juga tersedia di kawasan tersebut.
Dari aspek layanan, fasilitas kesehatan turut disiagakan di sejumlah titik untuk mengantisipasi kebutuhan darurat pengunjung.
“Terdapat Rumah Sakit di kawasan inti bila memerlukan layanan kesehatan. Masjid Negara IKN juga disiapkan sebagai salah satu pusat aktivitas masyarakat selama berada di kawasan,” jelas Troy.
Pengunjung juga diimbau untuk mematuhi aturan yang berlaku selama berada di kawasan IKN, termasuk menjaga kebersihan, tidak merokok di area tertentu, serta tidak menerbangkan drone tanpa izin resmi.
“Masyarakat diimbau untuk mengikuti arahan petugas guna memastikan kelancaran dan ketertiban selama berada di kawasan IKN,” tambahnya.
Sebagai tambahan, Otorita IKN juga menyediakan pemandu wisata di beberapa titik serta mendorong pengunjung untuk mengunduh aplikasi IKNOW yang dilengkapi fitur darurat.
“Masyarakat diminta untuk menggunakan tombol panik bila dalam situasi yang mendesak saja. Untuk sementara tombol darurat hanya berlaku untuk di lokasi Rest Area IKN dan KIPP,” tegasnya. (*)