KaltimSamarinda

Pemkot Samarinda Turunkan Alat Berat dan Puluhan Petugas, Antisipasi Lonjakan Sampah Saat Lebaran

Seputar Nusantara – Pemerintah Kota Samarinda mengambil langkah intensif dalam mengantisipasi peningkatan volume sampah selama Idulfitri 2026.

Sejumlah alat berat hingga puluhan petugas kebersihan dikerahkan agar penanganan sampah tetap terkendali.

Asisten II Sekkot Samarinda, Marnabas Patiroy, menyampaikan total 50 petugas diturunkan ke lapangan, didukung empat ekskavator dan 10 unit dump truck untuk mempercepat proses pengangkutan sampah di berbagai titik.

“Kami juga minta kesadaran warga, karena masih ada yang membuang sampah di luar jam yang ditentukan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, secara umum pengelolaan sampah selama periode Lebaran berjalan cukup baik berkat keterlibatan berbagai perangkat daerah. Meski demikian, terdapat sejumlah lokasi yang menjadi perhatian khusus.

“Secara umum bagus, karena kita semua melibatkan perangkat daerah. Memang di titik-titik krusial, ada 23 lokasi yang masuk kategori merah,” ungkapnya.

Menurutnya, pengerahan personel dan armada tersebut dilakukan untuk mencegah penumpukan sampah, terutama di area yang rawan terjadi lonjakan volume saat hari raya.

Pemkot Samarinda juga kembali mengingatkan masyarakat untuk mematuhi aturan jam pembuangan sampah, yakni mulai pukul 18.00 hingga 06.00 WITA. Pelanggaran terhadap jadwal ini dinilai dapat memicu penumpukan di luar kendali.

“Biasanya kalau ada satu yang buang di luar jam, yang lain ikut. Makanya kita imbau supaya bersama-sama menjaga kebersihan kota ini,” lanjut Marnabas.

Ke depan, Pemkot Samarinda berencana menyusun strategi lanjutan guna meningkatkan efektivitas pengelolaan sampah, termasuk membuka peluang penerapan metode baru.

“Sebenarnya ini sudah maksimal, tapi kita akan cari trik agar bisa lebih terkelola. Sebab ini kan 24 jam kita berjaga,” tegasnya. (*)

Back to top button