Pasca Lebaran, Gubernur Kaltim Cek RSUD Kanujoso, Pasien Meningkat hingga 40 Persen

Seputar Nusantara – Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Masud, melakukan inspeksi langsung ke RSUD Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan guna memastikan layanan kesehatan tetap berjalan optimal usai libur panjang Idulfitri 2026.
Dalam kunjungan tersebut, Rudy bersama jajaran meninjau berbagai aspek pelayanan, mulai dari layanan bagi peserta BPJS Kesehatan hingga kondisi fasilitas dan sarana prasarana rumah sakit milik Pemprov Kaltim.
“Kunjungan ini sama seperti tahun lalu yang kita lakukan di RSUD Abdul Wahab Sjahranie. Tahun ini kita melakukan peninjauan di RSUD Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan milik Pemprov Kaltim,” ujar Rudy.
Ia mengungkapkan, lonjakan jumlah pasien terjadi cukup signifikan setelah libur Lebaran. Bahkan, kenaikannya mencapai 30 hingga 40 persen dibandingkan hari normal.
“Kita lihat jumlah pasien cukup membludak. Pada hari normal, kenaikannya sekitar 30 hingga 40 persen,” sebutnya.
Selain meninjau pelayanan, Rudy juga mengecek kesiapan Gedung Jantung Terpadu yang menjadi fasilitas baru di rumah sakit tersebut.
Gedung ini dirancang memiliki kapasitas sekitar 100 tempat tidur dan ditargetkan mulai beroperasi dalam waktu dekat.
“Kami juga meninjau Gedung Jantung Terpadu RSUD Kanujoso Djatiwibowo. Ini merupakan gedung baru dengan kapasitas sekitar 100 tempat tidur pasien yang ditargetkan mulai beroperasi pada April mendatang, jika tidak ada kendala,” jelasnya.
Menurutnya, pembangunan fasilitas khusus jantung ini didorong oleh tingginya kasus penyakit jantung di Kalimantan Timur yang menjadi salah satu penyakit terbanyak ditangani rumah sakit.
“Berdasarkan hasil peninjauan dan data yang kami lihat, kasus penyakit jantung menjadi yang paling banyak ditangani di rumah sakit di Kaltim, disusul penyakit dalam dan kanker,” tegasnya.
“Karena itu, keberadaan gedung jantung terpadu ini sangat penting untuk meningkatkan kapasitas pelayanan pasien jantung,” pungkasnya. (*)