Wakil Ketua Komisi IV DPRD Samarinda Minta Penyesuaian Insentif Guru, Pertimbangan Beban Kerja

SEPUTAR NUSANTARA, SAMARINDA – Wakil Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sani Bin Husain meminta agar Pemkot Samarinda bisa melakukan penyesuaian terhadap insentif guru yang mereka bayarkan. Menurutnya ada perbedaan beban kerja antara guru yang mengajar di jenjang Sekolah Dasar (SD) dan guru-guru yang mengajar di jenjang sekolah menengah.
“Menurut saya, beban mengajar di SD itu lebih berat. Jadi kami usulkan insentifnya lebih besar dibanding yang mengajar di sekolah menengah,” ucap dia.
Namun jika kemampuan keuangan daerah tak mumpuni untuk mengakomodir usulannya, maka ia berharap agar penyesuaian bisa tetap dilakukan. Yakni dengan cara menyamaratakan insentif guru SD dengan guru-guru yang mengajar di satuan pendidikan jenjang menengah.
Penyesuaian besaran insentif guru SD kata dia penting untuk dilakukan, mengingat salah satu usia keemasan anak ada pada saat usia mereka masih dini. Selain soal insentif, Sani juga menyinggung soal upaya peningkatan kompetensi guru yang terus didorongnya kepada pemerintah daerah.
“Guru yang kompetensinya meningkat, tentu akan membagikan ilmu yang lebih optimal. Kualitas mengajarnya juga pasti lebih maksimal,” sambung dia.
Ia menerangkan, saat ini pihaknya juga tengah membentuk Panitia Khusus (Pansus) di DPRD Samarinda untuk membahas rencana perubahan Perda Nomor 03 tahun 2014. Diharapkan revisi tersebut memberikan angin segar bagi dunia pendidikan Kota Tepian.