Presiden Prabowo Kunker ke IKN dan Kaltim, Korem 091/ASN Siapkan Personel Pengamanan

Seputar Nusantara – Komando Resor Militer (Korem) 091/Aji Surya Natakesuma (ASN) mematangkan kesiapan pengamanan menjelang kunjungan kerja Presiden RI Prabowo Subianto ke Ibu Kota Nusantara (IKN) dan sejumlah wilayah di Kalimantan Timur. Kesiapan tersebut ditandai dengan pelaksanaan apel pasukan yang melibatkan unsur gabungan.
Apel kesiapan ini diikuti personel TNI, Polri, serta instansi terkait di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari persiapan pengamanan VVIP untuk memastikan seluruh rangkaian kunjungan Presiden berjalan aman dan lancar.
Komandan Korem 091/ASN Brigjen TNI Anggara Sitompul mengatakan, apel digelar untuk mengecek kesiapan Satuan Tugas Pengamanan VVIP, baik dari sisi personel, materiel, maupun sarana dan prasarana pendukung lainnya.
“Kita melaksanakan apel kesiapan pengamanan. Ada dua kegiatan wilayah yang harus diamankan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada pimpinan negara dalam kunjungan kerja ini,” ujar Brigjen Anggara Sitompul dalam arahannya.
Ia menegaskan seluruh personel diminta tetap menjaga kewaspadaan, kedisiplinan, serta semangat dalam menjalankan tugas.
Pengamanan harus dilakukan secara profesional dan humanis, namun tetap berorientasi pada tugas pokok dan fungsi masing-masing.
Personel yang melaksanakan BKO dengan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres), bertugas di objek pengamanan, maupun yang berada di sepanjang rute perjalanan Presiden, diminta benar-benar memahami peran serta tanggung jawabnya.
Selain itu, Brigjen Anggara juga menginstruksikan agar pengamatan dan monitoring situasi dilakukan secara intensif, mulai dari malam hari hingga menjelang pelaksanaan kegiatan, termasuk pada H-3, H-1, dan 30 menit sebelum kegiatan berlangsung.
Pembersihan jalur yang akan dilalui Presiden RI juga menjadi perhatian utama. Langkah ini dinilai penting untuk meminimalkan potensi gangguan dan memastikan kenyamanan selama proses pengamanan.
“Saya yakin jika setiap personel fokus pada tugas dan fungsi masing-masing serta menjalin komunikasi yang baik, seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan aman dan lancar,” katanya.
Danrem juga mengingatkan agar seluruh personel mematuhi prosedur tetap (protap) pengamanan, khususnya yang berkaitan dengan pengamanan Ring 2 dan Ring 3.
Setiap tindakan penggunaan kekuatan maupun penegakan hukum harus dilakukan sesuai tahapan dan dilaporkan kepada pimpinan.
Di sisi lain, unsur logistik dan operasi diminta memastikan seluruh kebutuhan personel terpenuhi selama pelaksanaan tugas.
“Jangan sampai ada anggota yang tidak mendapatkan dukungan logistik,” pungkasnya. (*)