DPRD Samarinda

DPRD Samarinda Minta Pemkot Lakukan Pemisahan Data Terkait Sektor Wisata

SEPUTAR NUSANTARA, SAMARINDA – DPRD Samarinda meminta Pemkot Samarinda untuk melakukan pengkalsifikasian data terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang bersumber dari sektor wisata dan penginapan serta restoran. Hal ini disampaikan Anggota DPRD Samarinda, Abdul Rohim beberapa waktu lalu.

Menurutnya, pendapatan daerah yang diterima dari sektor penginapan dan restoran tidak bisa dihitung sebagai pemasukan daerah yang bersumber dari sektor wisata. Seperti yang selama ini dilakukan pemerintah.

“Karena banyak orang yang datang hanya sebatas menginap, dan tentu makan juga minum. Bukan semata-mata karena sedang berwisata atau berlibur,” terang Abdul Rohim.

Ia menerangkan, selama ini kunjungan orang luar ke Samarinda memang masih didominasi kunjungan yang berhubungan dengan bisnis dan pekerjaan. Sehingga tidak bisa dianggap berwisata.

Pemerintah menurutnya, harus bisa membedakan mana orang yang datang untuk urusan bisnis, dan orang-orang yang datang untuk kepentingan wisata.

“Karenanya, kami minta agar pendapatannya bisa dibedakan. Jadi kita bisa tahu, mana yang pure berwisata, berapa pemasukan dan pendapatannya dari sektor wisata itu,” sambung dia.

Ia menegaskan, penting untuk membedakan kunjungan yang motifnya bekerja dengan berwisata, sebagai landasan untuk mengetahui seberapa jauh wisata di Samarinda memberikan dampak positif terhadap pemerintah dan masyarakat.

“Ini juga berkaitan dengan transparansi pemerintah kota,” tutupnya.

Back to top button