Sosialisasikan Ketahanan Keluarga, Sri Puji Astuti Tekankan Pencegahan Stunting dan Pernikahan di Bawah Umur

Seputar Nusantara – Sri Puji Astuti, Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, gelar sosialisasi perda penyelenggaraan ketahanan keluarga, belum lama ini.
Sosialisasi ini digelar berangkat dari beberapa permasalahan sosial di Samarinda, seperti stunting, pernikahan di bawah umur, tingginya pengguna narkoba, kekerasan seksual pada perempuan dan anak, pembulian, tingginya angka putus sekolah hingga kemiskinan ekstrem.
“Ini alasan Komisi IV membuat regulasi pembangunan ketahanan keluarga dan merupakan tolak ukur agar kami bisa menciptakan ketahanan keluarga yang kuat untuk disiapkan kepada generasi muda,” kata Puji.
Tak hanya Komisi IV DPRD Samarinda, Puji mengaku juga menggandeng beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, seperti Dinas Pendidikan (Disdik), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Dinas Sosial (Dinsos), Dinas Kesehatan (Dinkes) serta beberapa stakeholder terkait lainnya untuk menangani beberapa permasalahan sosial tersebut.
“Karena belum semua masyarakat paham terkait ketahanan keluarga,” jelasnya.
Dengan adanya sosialisasi ini, ia berharap dapat terwujudnya ketahanan keluarga yang maksimal dan optimal.
Tujuannya agar masyarakat dapat lebih memahami pentingnya menjaga ketahanan dalam suatu keluarga.
“Kalau pemilik kebijakan dalam hal ini Pemerintah Kota Samarinda juga peduli terhadap itu dan masyarakatnya menyambut baik, otomatis Samarinda dengan beberapa permasalahan sosial itu dapat terselesaikan,” tutupnya. (adv)