
Seputar Nusantara – Mengantisipasi potensi kondisi darurat saat aksi massa 214 pada Selasa (21/4/2026), Dinas Kesehatan Kalimantan Timur mengambil langkah siaga dengan menempatkan ambulans dan tenaga medis di sejumlah titik penting di Samarinda.
Kepala Dinkes Kaltim, Jaya Mualimin, menyampaikan bahwa layanan kesehatan darurat ini tidak hanya diperuntukkan bagi peserta aksi, tetapi juga masyarakat umum yang berada di sekitar lokasi.
“Kami menyiapkan ambulans beserta petugas yang bersiaga di lapangan. Layanan ini bukan hanya untuk pengunjuk rasa, tetapi juga untuk masyarakat yang mungkin melintas atau mengalami masalah kesehatan di sekitar lokasi aksi,” ujarnya.
Ia menjelaskan, penempatan tenaga medis difokuskan pada dua titik utama konsentrasi massa, yakni kawasan Kantor Gubernur Kaltim dan DPRD Kaltim.
Untuk area Kantor Gubernur, tim medis disiagakan di persimpangan Jalan Gunung Arjuna serta didukung fasilitas rujukan di RSUD Abdul Wahab Sjahranie yang berada di Jalan Jenderal Sudirman.
Sementara itu, di sekitar gedung DPRD Kaltim, ambulans ditempatkan di area Kantor Dinas PUPR Kaltim dan Gedung The Concept sebagai titik siaga.
Menurutnya, jumlah armada dan personel yang dikerahkan bersifat dinamis, bergantung pada jumlah massa yang hadir di lapangan.
“Penempatan titik-titik ini sangat bergantung pada eskalasi di lapangan. Jika massa mencapai seribu orang mungkin cukup empat armada, namun jika lebih banyak tentu akan kami tambah,” tegasnya.
Dengan langkah ini, Dinkes Kaltim berharap penanganan medis darurat selama aksi berlangsung dapat dilakukan secara cepat dan tepat, sehingga risiko kesehatan di tengah kerumunan dapat diminimalkan. (*)