Samarinda

DPRD Kota Samarinda Gelar RDP  Bersama PKL Polder Air Hitam

Rapat audiensi yang dipimpin oleh Laila Fatihah selaku anggota komisi II DPRD Samarinda hanya memperbolehkan 10 orang perwakilan termasuk koordinator PKL Polder Air Hitam, Mis Heldy Zahri yang masuk ke ruang rapat.

“Secepatnya agar PKL Polder Air Hitam bisa segera memenuhi kebutuhan hidup di tengah kesulitan ekonomi dan ketakutan pandemi Covid-19 yang masih berlangsung,” ujar Heldy

PKL Polder Air Hitam mengharapkan Pemkot Samarinda untuk memfasilitasi sarana untuk berjualan seperti gerobak, rombong, meja dan kursi serta memberikan pembinaan serta pendampingan untuk meningkatkan ekonomi dan menjadi Usaha Kecil Menengah (UKM).

“Karena 80 persen PKL di Polder Air Hitam itu berstatus janda dan memiliki tanggungan serta bergantung hidup dengan berdagang di areal polder itu,” ujar Heldy

Plh Asisten Pemkot Samarinda, Eko Suprayetno mengapresiasi PKL yang sudah membongkar kiosnya masing-masing dan mau mengikuti aturan Pemkot Samarinda.

“Usulan itu akan menjadi bahan pertimbangan dan akan kami sampaikan kepada Wali Kota Samarinda untuk menindaklanjuti,” ujar Eko

Plh Asisten Pemkot Samarinda, Eko Suprayetno juga menanggapi permintaan pihak PKL Polder Air Hitam dan mengaku memahami kondisi pedagang yang terkena dampak dari penertiban ini.

“Karena ini sudah aturannya dan akan dibangun, ditata kembali maka PKL harus mentaatinya,” pungkas Eko.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button