Samarinda

Insentif Guru Jadi Sorotan Dalam Pembahasan APBD Perubahan Tahun Anggaran 2022 

Seputarnusantara.net – APBD perubahan tahun anggaran 2022 telah resmi disahkan. Sidang pengesahan ini digelar dengan dihadiri oleh seluruh pimpinan DPRD Samarinda dan seluruh fraksi. Insentif guru merupakan pembahasan yang menjadi sorotan dalam sidang tersebut.

Menurut Samri Shaputra, Sekretaris Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Pemkot Samarinda harus mengimplementasikan Perda Nomor 24 tahun 2013 tentang Penyelanggaraan Pendidikan. Pada Perda tersebut telah diatur bahwa alokasi dana pendidikan adalah sebesar 20 persen.

Pada perundangan lainnya, Perwali Nomor 8 tahun 2022 mengatur pemberian insentif guru sebesar 700 ribu.

Berdasarkan kedua peraturan tersebut, Samri menegaskan, pemberian insentif guru tidak boleh membedakan status guru negeri maupun swasta.

“Kami meminta pemberian insentif guru tanpa membeda-bedakan guru negeri atau swasta. Tiga bulan kami tunggu untuk penyesuaian ketentuan daerah,” ujarnya.

Selaras dengan Samri, Samlian Noor, anggota fraksi Kebangkitan menyebut evaluasi aturan pemberian insentif ini perlu dilakukan karena menimbulkan ketidakpastian. Dirinya menambahkan, peningkatan PAD berdampak signifikan untuk kesejahteraan guru.

“Dan perlu kita tingkatkan PAD untuk mencukupi peningkatan kesejahteraan guru,” tegasnya.

Di akhir pembahasan, Wali Kota Samarinda, Andi Harun ikut buka suara soal pemberian insentif guru. Menurutnya, pemotongan insentif guru merupakan sebuah isu hoaks karena sebelumnya pihaknya telah menegaskan bahwa pemotongan insentif guru tidak ada.

Sementara itu, terkait dengan tunjangan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) guru, akan disesuaikan dengan perwali, yakni diberikan kepada pejabat struktural saja.

Diketahui APBD Perubahan Kota Samarinda bernilai sebesar 3,2 triliun. Andi Harun dalam penutupannya mengapresiasi seluruh pihak yang telah bekerjasama selama pembahasan berlangsung.

“Saya sampaikan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada ketua, wakil ketua, dan seluruh anggota dewan atas kerja sama dan seluruh curahan energi selama proses pembahasan hingga akhirnya disepakati,” pungkas Andi Harun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button