Dispora KaltimOlahraga

NPCI Kaltim Akui Tantangan Kaltim di Peparnas 2024 Lebih Berat

SEPUTARNUSANTARA, SAMARINDA – Ketua National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kaltim, Suharyanto mengakui bahwa Kaltim memiliki tantangan yang jauh lebih berat saat menghadapi event Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVII yang dilaksanakan di Solo, Oktober 2024.

Dia menjelaskan, untuk bisa memperoleh medali emas, atlet-atlet asal Kaltim harus berusaha lebih keras, jika dibandingkan dengan Peparnas XVI di Papua, 2021 lalu. Karena, ada banyak nomor tanding yang digabungkan, sehingga membuat atlet Kaltim terpaksa berhadapan naik tingkat.

“Hasilnya kita harus melawan atlet yang kelasnya lebih elit. Karena itu tadi, ada penggabungan klasifikasi atau nomor tanding,” terang dia.

Menurutnya, jika hal tersebut tidak terjadi, maka dirinya meyakini kontingen Kaltim bisa memperoleh medali emas yang lebih banyak untuk dibawa pulang ke Bumi Etam. Kendati begitu, Suharyanto tetap merasa bangga atas apa yang berhasil dicapai para atlet Kaltim.

“Ini sudah mengalami peningkatan dibandingkan Peparnas sebelumnya di Papua,” tambah Suharyanto.

Dia juga menyebut bawah prestasi tersebut menunjukkan bahwa program pembinaan berjalan dengan lebih optimal. Ia optimis, ke depan Kaltim bisa meraih prestasi yang lebih gemilang dalam berbagai nomor tanding dari berbagai cabang olahraga (cabor) yang ada di Peparnas selanjutnya.

Dia menambahkan, hal ini tentunya merupakan kerja sama semua pihak, dan ia mengaku berterima kasih atas peran banyak pihak dalam mendukung perkembangan atlet disabilitas Kaltim.

“Ini kerja tim, bukan sebatas atlet saja. Jadi saya ucapkan terima kasih untuk semua pihak yang sudah terlibat,” tutupnya.

Back to top button