
Seputar Nusantara – Pemerintah Kota Samarinda menyatakan dukungan terhadap rencana investasi PT Pertamina Patra Niaga yang akan membangun fuel terminal di Kelurahan Handil Bakti, Kecamatan Palaran.
Proyek ini diharapkan dapat memperkuat pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut.
Wali Kota Samarinda, Andi Harun, menilai pembangunan terminal BBM tersebut merupakan langkah strategis untuk meningkatkan ketahanan energi, khususnya di Samarinda dan wilayah Kalimantan Timur.
“Kita patut bersyukur karena akhirnya dipastikan bahwa di Samarinda akan dibangun fuel terminal untuk memenuhi kebutuhan BBM yang terus meningkat,” ujar Andi Harun.
Ia menambahkan bahwa peningkatan kapasitas distribusi BBM sangat penting mengingat kebutuhan energi masyarakat terus mengalami peningkatan seiring pertumbuhan aktivitas ekonomi di daerah.
Selain memperkuat pasokan energi, Andi Harun juga berharap proyek ini dapat memberikan dampak langsung bagi masyarakat, terutama dalam hal penyerapan tenaga kerja lokal.
“Kita mendorong agar industri fuel terminal di Palaran nantinya mampu menyerap tenaga kerja lokal serta mendorong pertumbuhan ekonomi Samarinda secara signifikan,” tegasnya.
Sementara itu, perwakilan manajemen Pertamina Patra Niaga, Heriansyah, menjelaskan pembangunan Terminal Terpadu Palaran akan dikerjakan oleh PT Elnusa Tbk dengan estimasi waktu pelaksanaan selama dua tahun.
“Pembangunan direncanakan dimulai tahun ini dan ditargetkan rampung pada awal 2028,” kata Heriansyah.
Meski mendukung penuh investasi tersebut, Pemkot Samarinda juga menekankan pentingnya kepastian regulasi dan perizinan agar proses pembangunan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
Pemerintah kota meminta klarifikasi lanjutan terkait rencana pembangunan yang berkaitan dengan Pertamina Eksplorasi dan Produksi (PEP) serta kepastian izin lokasi proyek.
“Kita ingin investasi ini tidak hanya memperkuat pasokan energi, tetapi juga menghadirkan manfaat ekonomi bagi warga Samarinda,” pungkas Andi Harun. (*)