DPRD Samarinda Minta Pemkot Perhatikan Sekolah Inklusi

SEPUTAR NUSANTARA, SAMARINDA – DPRD Samarinda melalui Komisi IV DPRD Samarinda mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda untuk dapat memberikan layanan berupa fasilitas kepada sekolah-sekolah yang menyediakan dan melaksanakan program pendidikan inklusi.
Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Damayanti mendorong Pemkot Samadinda melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) untuk dapat memberikan fasilitas kepada sekolah yang melaksanakan program pendidikan inklusi tersebut.
Menurutnya, dengan keterbatasan yang dimiliki para peserta didik tentu dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar perlu adanya bantuan sarana dan prasarana (Sarpras). Ia menerangkan, sekolah inklusi sejatinya memang disediakan untuk anak-anak berkebutuhan khusus atau ABK.
“Kita tahu ya kalau mereka ini kan punya keterbatasan tertentu. Jadi cara belajar mereka juga pasti berbeda dengan anak pada umumnya,” ungkapnya saat dikonfirmasi, Minggu (12/5).
Damayanti mengingatkan, selain kebutuhan fasilitas pendidikan tenaga pendidik khusus seperti terapis dapat dioptimalkan baik dari segi jumlah dan kualitas. Sebab, di Kota Samarinda sendiri ada sebanyak 840 murid yang mengikuti program pendidikan inklusi. Namun jumlah tenaga pendidik yang menangani mereka masih terbilang kurang.
“Kita harap pemerintah bisa menambah terapis untuk mereka ya. Mereka juga harus dapatkan perhatian karena setiap anak pasti punya potensi masing-masing,” pungkasnya.