Komisi IV DPRD Kaltim Apresiasi Realisasi Program BKT Capai Rp1,27 Triliun

Seputar Nusantara – Berdasarkan RPJMD 2019-2023 terkait penyaluran Beasiswa Kalimantan Timur adalah 187,66 persen hingga APBD Murni 2023 dan 220,3 persen setelah ditambahkan dengan APBD Perubahan 2023.
Sejak 2019 hingga 2023, Pemprov Kaltim telah menganggarkan sebesar Rp1,27 triliun untuk pelaksanaan Beasiswa Kaltim Tuntas (BKT).
Sampai saat ini penerima manfaat BKT sebanyak 213.031 orang.
Realisasi BKT ini pun mendapat apresiasi dari Akhmed Reza Fachlevi, Ketua Komisi IV DPRD Kaltim.
Reza mengatakan program ini memiliki dampak positif yang signifikan bagi para pelajar di Kaltim.
Dirinya menilai program ini perlu mendapat dukungan lebih lanjut karena kontribusinya terhadap peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di daerah.
“Sejak tahun 2019 hingga 2023, lebih dari 175 ribu penerima manfaat beasiswa telah menerima dukungan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur,” ungkap Reza.
Selain memberikan dukungan penuh dalam kapasitasnya sebagai anggota DPRD, Reza juga mengharapkan agar program ini dapat terus berkelanjutan di masa depan.
Bahkan, ia mengusulkan agar alokasi anggaran untuk beasiswa dapat ditingkatkan. Menurutnya, alokasi anggaran saat ini masih belum cukup untuk mencakup semua masyarakat yang membutuhkan.
“Kami saat ini tengah membahas Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kaltim bersama Pemerintah Provinsi. Kami akan terus memberikan dukungan agar jumlah penerima beasiswa dapat ditingkatkan dan besaran beasiswa juga dapat ditingkatkan,” jelasnya.
Namun, Reza juga mengakui bahwa ada beberapa kendala yang perlu diatasi, terutama bagi masyarakat yang tinggal di wilayah pedalaman atau daerah yang sulit dijangkau (blank spot). Salah satu solusinya adalah memastikan informasi mengenai beasiswa dapat menjangkau semua lapisan masyarakat.
“Ketersediaan akses bagi penerima beasiswa perlu diperluas. Tidak semua daerah di Kaltim memiliki akses internet yang memadai. Ini adalah tantangan, dan kami perlu meningkatkan upaya dalam penyebaran informasi,” pungkasnya. (adv)