Porprov VIII Kaltim 2026 Digelar November, Paser Genjot Kesiapan Venue dan Teknis

Seputar Nusantara – Pemerintah Kabupaten Paser resmi menetapkan jadwal pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kalimantan Timur tahun 2026.
Ajang olahraga tingkat provinsi tersebut akan berlangsung pada 14 hingga 27 November 2026.
Bupati Paser, Fahmi Fadli, mengatakan penentuan jadwal tersebut telah melalui berbagai pertimbangan, termasuk kesiapan teknis dan kelengkapan administrasi keuangan agar pelaksanaan berjalan sesuai regulasi.
“Setelah berdiskusi, kita sepakati untuk jadwal penyelenggaraan Porprov VIII pada 14-27 November 2026,” ujar Fahmi.
Ia juga menegaskan bahwa pemerintah daerah menginginkan ajang ini tidak hanya sukses dari sisi pelaksanaan, tetapi juga memberikan dampak luas bagi masyarakat.
“Porprov VIII diharapkan tidak hanya sukses secara penyelenggaraan, tetapi juga sukses secara administrasi, prestasi dan ekonomi bagi masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Disporapar Paser, Kurniawan, melaporkan bahwa kesiapan infrastruktur olahraga terus menunjukkan perkembangan positif.
Dari total venue yang disiapkan, sebagian besar telah memasuki tahap akhir pengerjaan.
“Sebanyak 13 venue dinyatakan sudah siap digunakan. Fokus saat ini tinggal pada penyelesaian tahap akhir berupa penataan lanskap dan area parkir,” jelas Kurniawan.
Namun demikian, ia mengakui masih ada beberapa fasilitas yang progres pembangunannya berada di kisaran 50 persen dan terus dikebut pengerjaannya.
Kabid Olahraga Disporapar Paser, Abdi, memastikan seluruh pekerjaan fisik akan dipercepat agar selesai tepat waktu. Ia menyebut dukungan anggaran telah disiapkan untuk menunjang penyelesaian proyek.
“Saat ini kami sedang melakukan proses penyempurnaan 13 venue. Untuk beberapa yang masih 50 persen, akan kami segerakan penyelesaiannya. Terkait anggaran, dana sudah kami siapkan,” paparnya.
Dengan jadwal resmi yang telah ditetapkan, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan panitia pelaksana diharapkan dapat segera melakukan percepatan koordinasi.
Persiapan tidak hanya difokuskan pada infrastruktur, tetapi juga peningkatan prestasi atlet serta kesiapan pelayanan bagi kontingen dari berbagai daerah di Kalimantan Timur. (*)