Kaltim

Komisi III DPRD Samarinda Sebut Kurangnya Tenaga Kerja Jadi Alasan Maraknya Parkir Liar

Banyaknya lahan parkir liar di Samarinda, khususnya untuk  kendaraan beroda 6 – 12 menjadi sorotan tersendiri bagi DPRD Kota Samarinda. Apalagi belakangan ini parkir di mana saja bisa dikenakan biaya.

Novan Syahroni, selaku sekretaris Komisi III DPRD Samarinda, mengatakan pihaknya telah memanggil Dinas Perhubungan Samarinda untuk meminta klarifikasi atas pengawasan Dinas Perhubungan terhadap izin parkir liar.

“Karena parkir itu termasuk dalam peraturan daerah. Ada kejadian saudara kandung meninggal, begitulah Dishub mengawasinya,” tanya Novan.

Tak hanya itu, Novan juga mencontohkan minimnya penerangan jalan di sekitar kawasan Sungai Kunjang. Banyak juga parkir liar yang memakan banyak badan jalan karena kawasan tersebut merupakan gudang yang membutuhkan lahan parkir tersendiri,

DPRD Kota Samarinda juga meminta kepada Dishub menjelaskan kendalanya terkait parkir liar. Selain itu, Direktur Jalan dan Angkutan Jalan (LLAJ) Dinas Perhubungan Samarinda, Hari Prabowo menyatakan, pertemuannya dengan Komite III DPRD Samarinda menghasilkan informasi terkait aktivitas halaman parkir mobil.

Pihak Pemkot Samarinda telah melakukan upaya bersama dengan PT Pertamina untuk mengurangi parkir liar saat mengantri bensin. Untuk melakukan pemantauan tersebut, kendalanya adalah kurangnya tenaga yang menangani.

2 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button