Sambut Tahun Ajaran Baru, Deni Hakim Ingatkan Potensi Perundungan di Sekolah

SEPUTAR NUSANTARA, SAMARINDA – Menyambut tahun ajaran baru 2024/2025, Sekretaris Komisi IV DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar mengingatkan potensi perundungan masih ada di satuan pendidikan. Deni mengingatkan bahwa perilaku perundungan masih sangat mungkin menimpa para pelajar di lingkungan pendidikan.
Karenanya, Deni mengusulkan agar sekolah-sekolah bisa membentuk tim anti perundungan atau tim anti bullying. Mereka nantinya akan bertugas mencegah terjadinya perundungan hingga kekerasan.
Deni menambahkan, nantinya tim tersebut juga akan menjadi garda terdepan dalam menangani tindakan perundungan. Termasuk dalam hal memberikan pendampingan terhadap korban perundungan.
“Menurut saya sekolah wajib punya tim, yang khusus menangani aksi perundungan di sekolah. Mereka juga bertugas untuk memberikan edukasi kepada para siswa,” jelas Deni.
Edukasi yang dimaksud Deni, mencakup kegiatan atau tindakan apa saja yang termasuk dalam aksi perundungan. Mereka juga nanti akan bertugas menerima laporan, dan melakukan investigasi lanjutan tentang perilaku perundungan di masing-masing lingkungan sekolah.
“Jadi ketika ada kasus perundungan, korban atau siswa yang melihat kejadian-kejadian terindikasi perundungan bisa paham mau melapor ke mana. Kalau berharap guru saja, tidak bisa. Karena sudah banyak tugas dan kewajiban guru,” sambungnya.
Deni meyakini dengan upaya bersama, perundungan di kalangan pelajar dapat dihentikan dan lingkungan belajar yang aman serta kondusif dapat terwujud.
“Diaharapkan lingkungan belajar yang aman serta kondusif dapat terwujud,” tutupnya.