KaltimSamarinda

Amankan Demo Mahasiswa di DPRD Kaltim, 980 Personel Kepolisian Disiagakan

Seputar Nusantara – Polresta Samarinda mengerahkan 980 personel untuk pengamanan maksimal dalam rangka aksi unjuk rasa yang akan dilakukan oleh mahasiswa, BEM, dan OKP yang tergabung dalam Aliansi Mahakam di DPRD Kaltim, Senin (1/9/2025).

Aksi ini diperkirakan diikuti sekitar 500 orang dengan titik kumpul di Masjid Islamic Center Samarinda sebelum bergerak menuju DPRD Kaltim di Jalan Teuku Umar.

Pengamanan dilakukan sesuai dasar hukum dan prosedur yang berlaku, termasuk Perkap Nomor 8 Tahun 2021, Perkap Nomor 16 Tahun 2006, Perkap Nomor 2 Tahun 2019, serta Protap Kapolri Nomor 1 Tahun 2010 tentang Penanggulangan Anarkis.

Sebanyak 980 personel gabungan diterjunkan, terdiri dari Personel Polresta Samarinda, Dit Samapta Polda Kaltim, Satbrimob Yon B Pelopor, TNI Kodim, Denpom VI/1, Polres Bontang, dan instansi terkait lainnya.

“Mereka akan disiagakan di titik-titik strategis untuk memastikan kelancaran lalu lintas, mencegah provokasi, serta mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas,” kata Kombes Pol Hendri Umar, Kapolresta Samarinda.

Kombes Pol Hendri Umar menegaskan pengamanan dilakukan secara harmonis dan humanis, mengedepankan upaya persuasif dan dialog.

“Kami hadir untuk memastikan aspirasi masyarakat tersampaikan dengan baik tanpa mengganggu ketertiban umum maupun merugikan pihak lain,” jelasnya.

Selain itu, pihak kepolisian juga mengantisipasi potensi kemacetan, tindakan provokatif, hingga gangguan keamanan seperti pengrusakan fasilitas, pembakaran ban, dan tindak kriminalitas yang mungkin memanfaatkan momentum aksi.

Kapolresta Samarinda juga mengimbau seluruh peserta aksi agar menjaga ketertiban selama berlangsungnya kegiatan.

“Kami mengajak rekan-rekan mahasiswa dan masyarakat yang tergabung dalam aksi untuk menyuarakan aspirasi secara tertib, damai, dan tidak anarkis,” tegasnya. (*)

Back to top button