DPRD Samarinda

Puji Sebut Lapangan Kerja Bukan Faktor Utama Penyebab Tingginya Angka Pengangguran di Samarinda

SEPUTAR NUSANTARA, SAMARINDA – Angka pengangguran di Samarinda terus jadi sorotan DPRD Samarinda. Kali ini, Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti angkat bicara atas situasi memperihatinkan ini.

Menurutnya perlu ada langkah konkret dari pemerintah untuk mengatasi hal ini. Salah satunya program untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Samarinda. Karena kurangnya lowongan atau lapangan pekerjaan dianggapnya bukan menjadi satu-satunya masalah yang menyebabkan angka pengangguran di Samarinda.

“Tapi keterampilan si pencari kerja juga penting untuk diperhatikan,” ucap dia.

“Maka dari itu, pemerintah perlu memfasilitasi warganya agar bisa ikut berbagai program pelatihan. Supaya punya keterampilan dan kompetensi,” sambungnya.

Sementara itu data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan agka pengangguran Samarinda per 2023 mencapai 5,92 persen. Angka ini memang mengalami penurunan dibandingkan dua tahun terakhir. Di mana pada 2021, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Samarinda mencapai 8.16 persen, dan pada 2022 turun menjadi 6,78 persen.

Data BPS juga menunjukkan bahwa 56,51 persen penduduk usia kerja di Samarinda bekerja sebagai buruh/karyawan/pegawai, dan 22,37 persen lainnya bekerja sebagai wirausaha.

Back to top button