
Seputar Nusantara – Andi Harun, Wali Kota Samarinda meresmikan penggunaan gedung baru SMP 5 Samarinda usai direvitalisasi oleh Disdikbud Samarinda.
Diketahui, insiden kebakaran terjadi di SMP 5 Samarinda, Jalan Juanda, pada Maret 2024 lalu. Akibat kebakaran ini menghanguskan 20 ruang kelas, 2 rumah guru, dan 13 toilet.
“Peresmian ini menjadi tonggak penting pemulihan fasilitas pendidikan pasca kebakaran yang pernah menimpa sekolah,” kata Andi Harun.
Proyek revitalisasi bangunan SMP 5 Samarinda, dianggarkan secara bertahap. Pada tahun 2024 dialokasikan Rp10 miliar, sementara pada 2025 dianggarkan kembali sebesar Rp23 miliar, sehingga total anggaran mencapai Rp33 miliar.
Setelah revitalisasi rampung, SMP 5 Samarinda kini dilengkapi fasilitas belajar yang jauh lebih nyaman dan modern, meliputi enam gedung dua lantai, 28 ruang kelas, laboratorium, perpustakaan, UKS, ruang kantor, dan 41 kamar mandi untuk mendukung kegiatan belajar 789 siswa.
“Fisik bangunan sudah jauh lebih baik, kini saatnya meningkatkan kualitas pembelajaran dan transformasi pendidikan,” jelasnya.
Selain meresmikan gedung, Andi Harun juga memastikan akan mengakomodasi aspirasi siswa terkait pembangunan mushola, kantin, dan penambahan pohon peneduh yang akan direalisasikan pada anggaran tahun 2026.
“Permintaan penanaman pohon sangat menyentuh, menunjukan kepedulian siswa terhadap lingkungan. Pohon sangat penting untuk mereduksi panas dan menambah ruang hijau,” tegasnya. (*)