Di Agenda Sertijab, Isran-Hadi Sampaikan Permintaan Maaf

Seputar Nusantara – Pemprov Kaltim menggelar agenda Serah Terima Jabatan (Sertijab) Gubernur Kaltim, dari Isran Noor ke Penjabat (Pj) Gubernur Kaltim, Akmal Malik.
Usai menyerahkan jabatan yang sudah diemban selama lima tahun terakhir, Gubernur Kaltim periode 2018-2023, Isran Noor kembali meminta maaf kepada seluruh warga Kaltim.
Menurutnya, ia bersama dengan wakilnya, Hadi Mulyadi mengakui masih banyak tugas dan program yang belum bisa dikerjakan secara menyeluruh.
Ia pun tak segan mengakui sejumlah kegagalan yang terjadi selama periode kepemimpinannya.
“Mohon maaf jika selama ini belum melaskanakan tugas dengan baik dan sempurna. Banyak pencapaian yang tak bisa kami kejar, dan banyak kegagalan yang kami alami,” ujar Isran.
Ia juga memahami benar bahwa tak semua masyarakat di Kaltim bisa puas dengan kinerjanya selama lima tahun ini.
Namun menurutnya, ketidakpuasan tersebut adalah hal yang wajar, dan semestinya bisa dijadikan evaluasi dalam penyusunan program di kemudian hari.
Salah satu program yang dinilai belum 100 persen berhasil adalah pengentasan kemiskinan.
Pasalnya dari data yang ia terima, Kaltim masih memiliki penduduk miskin dengan estimasi di atas 6 persen. Padahal Kaltim merupakan daerah yang terkenal dengan Sumberdaya Alam (SDA) yang melimpah.
“Itu, salah satu kegagalan besar kami selama menjabat lima tahun ini,” sambungnya.
Isran juga tak berani meminta kepada Pj Gubernur Kaltim, Akmal Malik untuk mau melanjutkan program-program yang sudah disusunnya selama lima tahun terakhir.
Karena menurutnya itu merupakan wewenang penuh, atau hak prerogatif Pj Gubernur terkait. (*)