Kematian Massal Ikan Toman di Kukar, Pemprov Kaltim Turunkan Tim Investigasi

Seputar Nusantara – Pemprov Kaltim melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kaltim, bersama Penyuluh Perikanan KKP yang mewakili Dinas Perikanan Kabupaten Kutai Kartanegara melakukan investigasi atas fenomena kematian massal ikan jenis toman yang adai di Kecamatan Muara Muntai, Kutai Kartanegara (Kukar).
Investigasi dilakukan melalui serangkaian langkah, termasuk wawancara dengan pembudidaya ikan toman, uji kualitas air secara in situ, observasi terhadap gejala klinis ikan, dan pembedahan ikan.
Meskipun hasil pengukuran sementara menunjukkan parameter kualitas air yang dalam batas normal.
Hal tersebut disampaikan Dwi Humaira N I, selaku anggota Tim Satgas Pengendalian Penyakit Ikan Kalimantan Timur. Ia pun menegaskan perlunya uji lanjutan di laboratorium terakreditasi. Uji tersebut mencakup uji kualitas air lanjutan dan uji histopatologi guna mengidentifikasi penyebab kematian massal.
“Hasil pengukuran air sementara tidak menunjukkan masalah, namun perlu dilakukan uji lanjutan di laboratorium terakreditasi untuk memahami lebih jauh penyebab kematian massal ini,” terangnya.
Sementara itu, Pembudidaya ikan dari Kecamatan Muara Muntai Ardy mengaku kehilangan ikan toman puluhan ton karena mati secara mendadak.
Ia menceritakan awal mula fenomena tersebut. Dua pekan lalu, hujan deras mengguyur Muara Muntai. Kemudian, selama tiga hari air pasang serta berubah warna seperti putih susu.
Air yang awalnya putih susu seminggu kemudian jadi bening kembali, ucap dia
Saat air berubah menjadi bening, sekitar 150 ton ikan toman yang dibudidayanya pun mati secara massal.
Sekitar satu minggu kemudian lagi ikan itu mendadak mati serentak. Jelas kami bingung apa penyebabnya; virus atau limbah, tutupnya.(*)
Discover the amazing features of hghjfjdossa and elevate your experience today.
With its growth, hghjfjdossa is set to redefine many life components.