Samarinda

DPRD Samarinda Harap Pemkot Dapat Menyediakan Lapangan Pekerjaan Untuk Badut Jalanan

Seputarnusantara.net – Pemerintah Kota Samarinda bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) baru-baru ini memusnahkan ribuan miras yang dijual ilegal dan puluhan kostum badut jalanan. Hal ini memicu tanggapan dari anggota DPRD Samarinda Sani Bin Husain.

Sani Bin Husain tidak mempersoalkan pemusnahan ribuan miras yang disita Satpol PP, melainkan mencontohkan puluhan  badut yang kostumnya disita dan dimusnahkan. Menurutnya, hal ini menimbulkan masalah baru, yaitu meningkatnya pengangguran.

“Kemunculan badut di  jalan  hanya akibat orang  mencari uang,  tidak ada pekerjaan dan sekarang kostumnya dirusak,” kata Sani).

Sani menyarankan agar Pemkot Samarinda mencari bus badut pengganti. Jika hanya mengemudi itu tidak  menyelesaikan masalah. Menurut San, mereka harus diberi kesempatan untuk bekerja.

“Kalau tidak boleh jadi badut,  disuruh jadi apa,” tanya Sani

“Harta rakyat bisa kita rusak, tapi kita (pemerintah) harus menggantinya. Mereka didorong, misalnya goreng-gorengan .penjual makanan, UKM atau pekerjaan lainnya,” tambahnya.

Sani menegaskan bahwa dirinya mendukung penuh pemerintah untuk mencegah penjualan miras secara ilegal. Pasalnya, alkohol hanya merusak pikiran orang. Tetapi ketika berbicara tentang badut, dia mengakui bahwa dia belum pernah melihat orang minum minuman keras di jalan. Sani mengatakan, Pemkot Samarinda harus mengkaji kembali penyebab munculnya badut di Kota Tepian.

“Perlu diingat bahwa mereka membeli kostum badut untuk mendapatkan uang, maka pemerintah kota Samarinda harus bijak melihat penyebaran badut ini dan  harus dilihat  dari sulitnya masyarakat mencari pekerjaan”, jelasnya.

“Jadi badut memiliki tiga hal: mereka dibesarkan, mereka ditawari kesempatan kerja, dan/atau mereka ditawari pilihan untuk siapa mereka ingin bekerja. Mungkin seorang ayah yang akan mengasuh anaknya,” kata Sani.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button