Soroti Penutupan TikTok Shop di Indonesia, Ketua DPRD Samarinda Tegasnya Bukan Akhir Bisnis Online

Seputar Nusantara – Pemerintah Indonesia resmi menutup aktivitas TikTok Shop.
Penutupan ini memengaruhi aktivitas jual beli di Indonesia melalui platform tersebut.
Ketua DPRD Samarinda, Sugiyono, merespons penutupan TikTok Shop dan mengingatkan bahwa penutupan ini bukanlah akhir dari bisnis online.
Menurutnya, ketika berbicara tentang promosi dan bisnis online, masih banyak media lain yang dapat digunakan. TikTok pada dasarnya adalah platform media sosial, tetapi di dalamnya terdapat transaksi jual beli.
Sugiyono mengakui bahwa penutupan TikTok Shop memiliki dampak pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang masih menjalankan bisnis secara konvensional atau offline.
Beberapa pelaku UMKM melaporkan penurunan omset hingga 50 persen. Namun, dia percaya bahwa ini adalah masalah persaingan yang bisa diatasi dengan kreativitas.
Menurut Sugiyono, pelaku UMKM perlu menjadi lebih kreatif dalam strategi penjualan mereka, terutama karena kita berada di era digitalisasi.
“Jika kita memperhatikan ekonomi kreatif, kita sedang menciptakan dan menjual sesuatu yang berbeda dari yang lain. Inilah yang akan menyelamatkan usaha kita dalam situasi sulit,” kata Sugiyono, Sabtu (7/10/2023).
Dia mendorong para pelaku UMKM untuk menciptakan diferensiasi dalam produk atau layanan mereka dan tidak menghindari digitalisasi.
Hal ini memungkinkan pelaku bisnis untuk bersaing dalam ruang yang lebih luas.
“Untuk para UMKM, ciptakan hal yang berbeda dan menjualnya. Inilah inti dari penerapan konsep ‘Blue Ocean Strategy,’ di mana dengan kreativitas, kita dapat mencapai margin keuntungan yang lebih besar,” tegasnya.
Penutupan TikTok Shop memang memiliki dampak pada beberapa pelaku bisnis, tetapi dalam era digitalisasi, inovasi dan kreativitas tetap dapat menggerakkan roda bisnis.
“Jadi Untuk para UMKM, bahwa bisnis online memiliki potensi yang luas, dan para pelaku UMKM dapat mengambil keuntungan dari pergeseran ini dengan strategi yang tepat,” pungkasnya. (adv)